Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Menpar: Sektor MICE Mampu Dongkrak Pariwisata Berkualitas

Wishnutama Kusubandio, dalam webinar online “Roadmap to Bali’s Next Normal” membahas potensi MICE pasca new normal

Surya/Haorrahman
Wishnutama seusai meluncurkan 123 agenda wisata Banyuwangi Festival di Jakarta, Rabu (8/1/2020) malam. 

Tentunya era new normal perlu persiapan sangat baik, jeli, dan teliti.

“Upaya the new nomal telah kita siapkan. Ada berbagai macam tahapan. SOP dan simulasi di berbagai macam bidang tersebut, penting dilakukan. Bagaimana menyiapkan video tutorial dan promosi, bagaimana Bali menangani Covid-19. Sehingga para pelau tidak usah repot baca aturan,” sebutnya.

Dengan protokol jelas, MICE bisa dilakukan tanpa meninggalkan aturan menjaga kesehatan dan kebersihan serta keamanan.

“Ke depan kami sudah mengusulkan kegiatan meeting conference dan lembaga agar dilaksanakan di Bali dalam waktu dekat. Kami mempersiapkan usulan ke kementerian dan lembaga mencari potensi menciptakan conference lokal dan internasional,” jelasnya.

Intinya, pelaksanaan protokol harus sangat disiplin, detail, dan diharapkan Pemda Bali memberikan sanksi bagi yang melanggar.

“Saya yakin pariwisata di Bali akan kembali bangkit dan MICE akan menajdi core devisa Indonesia pariwisata ke depan,” imbuhnya. 

Wakil Gubernur Provinsi Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, setuju bahwa MICE sangat potensial di Bali.

Sebelum Covid-19 menyerang, MICE banyak dilakukan di Bali dengan jumlah sedikit hingga besar.

Tersedianya akomodasi memadai, ruang dan venue yang indah, infrastruktur, airport dan jalan yang memadai mendukung MICE diselenggarakan di Bali. 

Terbukti adanya Apec hingga IMF-World Bank Annual Meeting.

Dengan era new normal, kata dia, MICE tidak bisa dilakukan seperti dahulu di ruang tertutup.

Kini MICE bisa dilakukan di ruang terbuka, seperti alam dan kebun atau pantai.

“Bahkan termasuk di bale-bale adat Bali dengan tetap jaga jarak dan pakai masker,” tegasnya.

MICE dengan jumlah peserta tidak besar, antara 30-100 orang bisa dilakukan di bale adat Bali.

Ini juga sekaligus mengeksplore alam Bali yang sangat indah, dan memiliki vibrasi luar biasa. “Ruang terbuka konon bisa menurunkan potensi transmisi penularan Covid-19,” tegasnya.

Sehingga tetap berpegang pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan, namun pariwisata mulai bergerak sedikit demi sedikit. (aSk)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved