Konsumi Durian dengan Seafood Dapat Sebabkan Keracunan, Benarkah?
Ada beberapa kepercayaan durian tidak boleh dimakan bersama dengan seafood, karena bisa menciptakan racun dalam tubuh. Benarkah demikian?
TRIBUN-BALI.COM - Ada beberapa kepercayaan durian tidak boleh dimakan bersama dengan seafood, karena bisa menciptakan racun dalam tubuh. Benarkah demikian?
"Itu mitos ya. Saya mencoba cari riset mengenai korelasi keduanya dan tidak menemukan apapun," kata pakar gizi Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (FEMA IPB) Ahmad Sulaeman saat ditemui Kompas.com di IPB, Bogor, Selasa (18/2/2020).
Senada dengan hal itu, Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Pondok Indah, dr. Diana Suganda SpGK, mengatakan, kepercayaan seputar memakan durian dan seafood akan menyebabkan tubuh menjadi panas dan menciptakan racun adalah mitos.
Diana menuturkan, hubungan keduanya hanya akan membuat lambung manusia terasa tidak nyaman.
• Pecatan TNI yang Minta Jokowi Legowo Mundur Ditangkap, Ini Kronologinya
• Saat Merasa Terpuruk, Aktor Lee Dong Wook Sempat Dibantu Gong Yoo
• Hujan Deras Guyur Jembrana Berjam-Jam, Tanah di Penyaringan Longsor
Terlebih lagi jika dikonsumsi dengan jumlah yang berlebih.
"Seafood sudah kita ketahui memang dia kadar lemaknya lebih tinggi.
Lemak itu sebenarnya yang paling sulit dicerna dalam tubuh," kata Diana.
"Kebayang jadinya sudah paling sulit dicerna, ditambah lagi dengan makan durian," lanjutnya.
Diana mengatakan, kondisi sulitnya pencernaan tersebut dapat membuat kamu merasa begah. Namun untuk efek beracun tidak ada hubungannya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-durian-legit-dan-matang.jpg)