Breaking News:

PPDB 2020

Disdikpora Bali Buka Pendaftaran PPDB 15 Juni, Masyarakat Pilih Sekolah Negeri Diprediksi Bertambah

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali sudah mulai membuka pendaftaran PPDB SMA/SMK pada 15 Juni 2020

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Komisi IV DPRD Provinsi Bali melakukan rapat bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali di ruang kerjanya, Selasa (2/6/2020). Rapat ini dilakukan guna mengetahui kesiapan Disdikpora Provinsi Bali dalam melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun 2020 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Bali sudah di depan mata.

 Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali sudah mulai membuka pendaftaran PPDB SMA/SMK pada 15 Juni 2020 yang dilakukan sepenuhnya melalui daring (online).

Di tengah adanya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), antusias masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri diprediksi bertambah.

Pasalnya pandemi Covid-19 telah berdampak pada perekonomian masyarakat sehingga mereka diperkirakan bakal memilih sekolah yang bisa meringankan biaya.

2 Sekolah Kedinasan Kemenkumham Akan Buka Pendaftaran 8 Juni 2020, Ini Jadwal & Tahapan Tesnya

Ramalan Zodiak 3 Juni 2020, Libra Jangan Terlalu Kelelahan, Leo Berpalinglah ke Masa Depan

KPK Geledah 13 Rumah Sebelum Tangkap Nurhadi Eks Sekretaris MA Kasus Suap dan Gratifikasi

Bagi peserta didik yang bersekolah di sekolah negeri memang sudah tidak dikenakan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Hal itu dikarenakan sekolah negeri sudah mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

 Kondisi ini berbeda dengan sekolah swasta yang sampai saat ini masih mengenakan biaya SPP bagi peserta didiknya.

"Kalau negeri dia sudah dapat Bosnas, sudah dapat BOSDA (sehingga siswanya) tidak bayar SPP. Kalau dia di swasta sampai saat ini hanya berdasarkan Bosnas," kata Kepala Disdikpora Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa saat rapat dengan komisi IV DPRD Bali, Selasa (2/6/2020).

Sebenarnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster telah berupaya memberikan BOSDA bagi sekolah swasta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved