Hari Kedua Pasca Longsor di Perum Taman Bina Mulia Denpasar, Ekskavator Dikerahkan
Waktu itu, Made Agus W dan keluarganya masih tertidur lelap. Tiba-tiba suara gemuruh terdengar keras hingga membuatnya terbangun kaget.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Eviera Paramita Sandi
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Selain mobil Made Agus, ada lima sepeda motor milik tetangganya yang ikut tertimbun reruntuhan longsor pagi tadi.
Empat motor milik tetangga di sebelahnya, satu motor milik tetangga di atas rumahnya.
Kalak BPBD Kota Denpasar, Camat Denut dan pihak terkait sudah sempat meninjau ke lokasi kejadian.
Kalak BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa menjelaskan, banjir dan tanah longsor yang terjadi Senin (1/6/2020) disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan yg mengguyur wilayah Denpasar dan Badung Utara pada Sore hari tanggal 31 Mei 2020 sampai dinihari 1 Juni 2020.
"Hujan itu menyebabkan debit air tidak mampu tertampung di aliran sungai dan menyebabkan beberapa tanggul di perumahan perumahan tidak kuat menahan debit air tanah sehingga menyebabkan terjadinya lonsor dan endapan lumpur di pemukiman warga," kata Joni Ariwibawa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/longsor-denpasar.jpg)