Breaking News:

Jumlah Pekerja Bali yang Dirumahkan Capai 73.360 Orang dan Terkena PHK 2.616 Orang

jumlah tersebut adalah hasil pendataan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota di Bali yang kemudian dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi

Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay
Foto ilustrasi pekerja yang dirumahkan atau di PHK 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Tenaga  Kerja dan ESDM Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota di Bali terus mendata jumlah tenaga kerja  formal yang dirumahkan dan di PHK akibat pandemi covid 19.

Data terbaru, jumlah pekerja Bali yang dirumahkan mencapai 73.360 orang.

Sedangkan yang di PHK sebanyak 2.616 orang

"Itu data terakhir yang kami rekap minggu lalu. Untuk data per hari ini masih dalam proses perekapan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (2/6/2020) sore.

Disperinaker Badung Sebut Ada 1.646 Orang Warga yang Lolos Menerima Insentif

Konsumsi Susu & Daging untuk Jaga Imunitas Tubuh saat New Normal, Ini Jenis Susu & Cara Menyimpannya

Emasari Nekat Gondol TV dan Uang Anak Kos di Tabanan, Ini Alasannya Mencuri

Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan, jumlah tersebut adalah hasil pendataan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota di Bali yang kemudian dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali

"Semua yang didata oleh dinas tenaga kerja adalah pekerja formal. Sedangkan pekerja informal ditangani oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali," kata Arda

Arda mengaku belum tahu apakah pekerja yang dirumahkan tersebut murni tidak bekerja atau work from home dan tetap digaji oleh perusahaannya.

"Kalau masalah masih digaji atau tidak, itu dinas tenaga kerja di kabupaten/kota yang tahu," katanya

Pemprov Bali, kata Arda, sudah merancang program untuk para pekerja yang di PHK dan dirumahkan di Bali.

"Tapi masih digodok dan disesuaikan dengan anggaran yang ada," katanya

Saat ini, pemerintah masih menyarankan bagi pekerja yang di PHK atau dirumahkan untuk mengikuti program pra kerja dari Kemenko Perekonomian RI.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved