Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Virus Corona

6 Misteri terkait Virus Corona yang Belum Diketahui Hingga Saat Ini

Meskipun berbagai penelitian terus dilakukan seiring terus bertambahnya jumlah kasus yang terjadi.

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
Pixabay
Ilustrasi Covid-19. 

Puluhan ribu tes antibodi juga telah dilakukan pemerintah kota ini untuk keperluan pengawasan.

Hasilnya, diketahui seperlima dari penduduk New York diketahui telah bersarang virus corona di dalam tubuhnya.

 Penderita yang tidak menunjukkan gejala, atau di Indonesia dikenal sebagai OTG semakin mempersulit proses pelacakan, sementara proses penularan diam-diam tetap terjadi.

2. Berapa banyak virus untuk menyebabkan infeksi

 Para ilmuwan menyebut jumlah virus yang bisa menyebabkan infeksi masih belum diketahui secara pasti.

Bahkan untuk kisarannya pun, mereka menyebutkan angka yang intervalnya masih terlampau lebar, yakni antara 1 hingga 1 juta virus.

Jika ilmuwan bekerja jauh lebih keras dari saat ini, mungkin akan ditemukan interval angka yang jauh lebih spesifik, misalnya sekian ratus sampai sekian ribu partikel virus.

 Saat ini mereka menjadikan dasar pengetahuan tentang virus corona yang sebelumnya terjadi dan menyebabkan epidemi SARS di tahun 2003-an untuk mempelajari Covid-19

Jadi, tidak akan ada yang mengetahui berapa persisnya jumlah virus yang dibutuhkan untuk menginfeksi seseorang, hingga akhirnya penelitian berhasil diselesaikan.

 Oleh karena itu, para ilmuwan tidak bisa memastikan apakah menghirup udara yang mengandung virus dari orang yang sakit dapat menginfeksi atau tidak.

Sejauh yang mereka tahu hanyalah semakin intens paparan, semakin besar potensi terinfeksi.

Karena itu sejauh ini satu-satunya hal yang bisa mereka sampaikan kepada publik luas adalah untuk menghindari tempat yang ramai atau penuh dengan kerumunan. Ini untuk mennghindari potensi paparan yang mungkin terjadi.

3. Mengapa sebagian orang menderita lebih parah?

Pada dasarnya, Covid-19 bisa dikatakan sebagai penyakit ringan, kebayakan penderitanya hanya menunjukkan gejala ringan, beberapa yang lain menunjukkan gejala seperti terserang flu selama beberapa minggu.

 Tapi pada pasien-pasien tertentu, Covid-19 ini bisa menyebabkan peradangan parah hingga kerusakan paru-paru.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved