Virus Corona
6 Misteri terkait Virus Corona yang Belum Diketahui Hingga Saat Ini
Meskipun berbagai penelitian terus dilakukan seiring terus bertambahnya jumlah kasus yang terjadi.
Di sinilah misteri seputar Covid-19 yang belum juga terpecahkan hingga kini.
Ahli menyebut tingkat keparahan sakit yang dialami seorang pasien ditentukan oleh respons kekebalan tubuh pasien itu terhadap infeksi virus.
Jika respons ini bekerja secara berlebihan, maka itulah penyebab terjadinya masalah lebih serius pada paru-paru dan organ tubuh lainnya.
Usia lanjut dimana kekebalan tubuh melemah dan kondisi fisik yang memiliki riwayat penyakit lain, juga menjadi alasan mengapa Covid-19 terjadi lebih parah pada sekelompok pasien jika dibaningkan dengan pasien lainnya.
Sejumlah penelitian difokuskan pada peran reseptor di permukaan sel paru-paru, pembuluh darah, usus, belakang tenggorokan, dan saluran hidung yang disebut sebagai ACE2.
Reseptor ini merupakan media masuknya virus ke dalam sel tubuh manusia.
Disebutkan, anak-anak lebih sedikit memiliki ACE2 daripada orang dewasa, sehingga mereka tidak begitu berisiko terinfeksi virus corona.
Meski menjadi media masuk virus ke dalam sel tubuh, reseptor ini memiliki fungsi untuk memodulasi sejumlah kerusakan yang terjadi di pembuluh darah dan paru-paru.
4. Peran anak-anak dalam penyebaran virus
Masih menjadi pertanyaan bayak pihak, sebenarnya apa peranan anak-anak dalam menyebarluaskan virus ini.
Beberapa bulan terakhir, sekolah-sekolah diketahui ditutup.
Anak-anak diminta untuk belajar dari rumah, dengan alasan untuk meminimalisir penularan.
Namun, sejumlah negara telah kembali membuka sekolah-sekolah mereka secara terbatas, sementara wilayah lain masih berencana untuk melakukan hal yang sama di waktu dekat.
Salah satu asumsi yang dikemukakan adalah kemampuan fisik anak-anak dalam mengatasi infeksi virus sehingga menjadikan mereka tidak mengalami sakit parah bahkan tanpa gejala.
Namun, potensi penularan yang mereka miliki sama besarnya dengan orang dewasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-kasus-sembuh.jpg)