Kadis DLHK Kota Denpasar Meninggal

Jenazah Wisada Akan Diaben Tanpa Arak-arakan, Keluarga Sudah Berkumpul di Rumah Duka di Jembrana

Sanak keluarga dari Ketut Wisada sudah berkumpul di rumah duka di Jembrana

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Suasana rumah duka di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Jumat (5/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar, I Ketut Wisada tutup usia menjelang umur 60 tahun.

Wisada dari informasi yang dihimpun Tribun Bali, meninggal setelah sempat koma di rumah sakit.

Di rumah tua Wisada, di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, duka nampak menyelimuti.

Sanak keluarga dari almarhum sudah berkumpul di rumah tuanya.

Adik Wisada, I Made Wiryawan (56), mengatakan almarhum memiliki empat orang anak.

BREAKING NEWS : Amor Ring Acintya, Kadis DLHK Kota Denpasar Meninggal Dunia Hari Ini

Namun, anak keduanya telah meninggal dunia.

Sedangkan tiga anak yang ditinggalkan Wisada ialah anak pertama Ni Putu Ratih Prabandari, Ni Komang Pramesti Sukma dan Ketut Gede Swarasidi.

Dua anak dari Wisada yang pertama dan ketiga adalah perempuan.

Sedangkan anak terakhirnya seorang laki-laki.

Anak keduanya laki-laki, meninggal dunia.

"Kakak (almarhum) tidak ada kata apapun sejak saya dampingi Senin lalu. Kakak punya anak empat, tapi nomor dua cowok meninggal dunia. Jadi tinggal tiga anak, dua perempuan sudah menikah, yang satu cowok belum menikah," ucapnya, Jumat (5/6/2020), saat ditemui di rumah duka.

Menurut dia, Wisada merupakan sosok panutan di lingkungan keluarga besar.

Bahkan di lingkungan banjar dan desa.

Wisada adalah sosok yang menjadi penengah dan kata-katanya dipatuhi oleh keluarga dan kerabat, bahkan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved