Corona di Bali

Dari 210 yang Kontak dengan Pasien Positif Covid-19 di Tabanan, 152 di Antaranya Sudah Jalani Tes

Petugas berhasil menemukan sebanyak 210 orang. Dari jumlah tersebut rapid test dan swab test sudah dilakukan terhadap 152 orang di antaranya

Istimewa
Petugas saat melaksanakan swab tes terhadap warga, Senin (8/6/2020). 

TRIBUN BALI.COM, TABANAN - Pasca adanya tenaga medis dan warga terkonfirmasi positif Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Tabanan melalui Dinas Kesehatan melakukan kontak tracking terhadap warga yang sempat kontak dengan pasien sebelumnya.

Hasilnya, petugas berhasil menemukan sebanyak 210 orang. Dari jumlah tersebut rapid test dan swab test sudah dilakukan terhadap 152 orang di antaranya.

Menurut data yang diperoleh, jumlah warga yang dites rapid maupun swab tes merupakan pegawai yang bekerja di BRSU Tabanan, warga yang kontak dengan tenaga medis yang positif serta warga yang sempat kontak dengan pasien asal Tabanan.

Rinciannya, 34 orang yang sempat kontak dengan pasien asal Selemadeg Barat, 60 orang yang sempat kontak dengan tenaga medis, dan 58 pegawai yang bekerja di BRSU Tabanan karena sebelumnya kontak dengan pasien yang di-swab menjelang tindakan bedah.

Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Menurun di Tengah Pandemi Covid-19, KSP Buka Suara

Tidak Pakai Masker Saat New Normal di Tabanan Bisa Kena Sanksi

Tamba-Ipat Lobi Parpol, Sowan ke Golkar Bali Minta Restu Maju Pilkada Jembrana

"Pasca tenaga medis yang bertugas mendampingi PMI Tabanan di Denpasar, kami sudah lakukan tracking. Hasilnya ada 58 pegawai yang kontak erat kemudian sudah dilakukan swab tes dan tinggal menunggu hasilnya beberapa hari lagi," ungkap Direktur BRSUD Tabanan, dr Nyoman Susila seizin Ketua Harian GTPP Covid-19 Tabanan, I Gede Susila, Senin (8/6/2020).

Namun, kata dia, jumlah 58 pegawai ini kemungkinan akan terus bertambah. Sebab masih akan dilakukan tracking lebih lanjut. 

"Intinya kita akan terus telusuri dulu, kemudian menunggu hasil swabnya karena selama ini petugas medis menggunakan APD. Jika semisalnya ada yang positif, berarti pengunaan APD harus lebih ditingkatkan lagi level pemakaiannya meskipun saat ini sudah sesuai standar," jelasnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika menyatakan hal senada.

Jelang New Normal, Komisi IV DPRD Badung Tanyakan Kesiapan Disdikpora 

Jaga Kondisi di Tengah Pandemi, Bhayangkari Bagikan Suplemen ke Brimob Polda Bali

Terkait Pandemi Covid-19, PHDI Keluarkan Edaran untuk Melakukan Upacara Saat Tumpek Wayang

Untuk tracking kontak pasien sudah dilakukan dan sebagai sudah menjalani rapid tes hingga swab.

"Kami lakukan rapid dan swab. Untuk pelaksanaan swab kita berlakukan bagi warga yang sempat kontak erat dengan pasien sebelumnya. Kemudian juga untuk tenaga medis yang sempat kontak sudah dilakukan swab juga. Sedangkan untuk hasil rapidnya non reaktif," jelasnya.

"Dari jumlah 210 hasil tracking, sudah dites sebanyak 152 warga. Kemudian untuk pelaksanaan swab dan rapid tes sisanya (hasil tracking) akan dilanjutkan besok" tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved