Pujawali di Pura Penataran Ped Nyejer Sehari, Pemedek Diimbau Sembahyang dari Merajan Masing-masing

Petajuh Pura Penataran Ped I Nyoman Sudiarta mengungkapkan, serangkaian pujawali di Pura Penataran Ped sudah dimulai Minggu (1/6/2020)

Istimewa
Suasana di Pura Penataran Ped beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pujawali di Pura Penataran Ped Nusa Penida akan dilaksanakan, pada Buda Cemeng Klawu, Rabu (17/6/2020) mendatang.

Hanya saja kondisi pandemi Covid-19,  membuat pujawali kali ini akan dilaksanakan satu hari.

Pemedek pun diimbau untuk melakukan persembahyangan dari merajan di rumahnya masing-masing.

Petajuh Pura Penataran  Ped I Nyoman Sudiarta mengungkapkan, serangkaian pujawali di Pura Penataran Ped sudah dimulai Minggu (1/6/2020).

Cashback 3 Persen, Smartfren Kenalkan Power Up

BREAKING NEWS - Hasil Swab 18 Pedagang Kumbasari Positif, Pasar Malam Kumbasari Ditutup Total

Vaksin Polio Suntik di Denpasar Langka

Diawali dengan menghaturkan guru piduka dan bendu piduka di Pura Ratu Mas Penataran Dalem Ped.

" Guru piduka dan bendu piduka ini untuk memohon maaf menjelang pelaksaan pujawali. Terlebih lagi pelaksanaan pujawali kali ini berbeda dibandingkan sebelumnya, karena masih dalam masa pendemi Covid-19," ujar Nyoman Sudiarta, Rabu (10/6).

Pujawali akan dilaksanakan Rabu (17/6) pagi, diawali dengan melasti di pantai Ped yang jaraknya 40 meter dari area Pura.

Lalu pujawali dimulai sekitar 14.00 Wita, dengan dipuput seorang sulinggih.

Pujawali di Pura direncanakan hanya akan dilaksanakan oleh prajuru, pemangku, pengayah, dan bendesa.

Sementara pengempon atau masyarakat umum, diminta untuk melakukan persembahyangan dan menghaturkan pejati dari merajan di rumah masing-masing.

"Pelaksanaan pujawali dari biasanya 5 hari, jadi nyejer hanya sehari. Pujawali dimulai sekitar pukul 14.00 Wita, Rabu (17/6) dan disineb keesokan harinya, Kamis (18/6)," ungkap Sudiarta.

Nyoman Sudiarta pun berharap pemedek (masyarakat) dapat memaklumi hal ini.

Hanya saja pihaknya tidak bisa menolak, jika ada warga yang juga datang langsung untuk bersembahyang ke Pura Penataran Ped.

 Warga  yang datang akan tetap dipersilakan melakukan persembahyangan di Pura Dalem Ped, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat seperti mengenakan masker, cuci tangan sebelum masuk ke area pura dan jaga jarak saat melakukan persembahyangan.

Kabar Baik, 66 Tenaga Medis Positif Corona di NTB Sembuh dan Kembali ke Rumah Bersama Keluarganya

Saat Pandemi Covid-19, Keterbatasan Modal Hingga Pendampingan Jadi Masalah Sektor Pertanian di Bali

2 Orang Tukang Palak di Jalan Gajah Mada Denpasar Diamankan, Pura-pura Mabuk

"Namun dengan kondisi seperti saat ini, kami hanya menghinbau agar masyarakat melakukan persembahyangan dari merajan dirumahnya masing-masing. Namun di area pura kami akan sediakan juga tempat cuci tangan yang sederhana, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan," jelasnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved