Breaking News:

Setujui Ranperda RPIP, DPRD Bali Akomodasi Usulan Koster Soal Pembangunan Industri Kendaraan Listrik

Usai melakukan pembahasan bersama pihak eksekutif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda

Dokumentasi DPRD Bali
Koordinator Pembahasan Raperda RPIP DPRD Bali, I Nyoman Budi Utama saat membacakan hasil pembahasan dalam rapat paripurna ke-5 masa persidangan II tahun 2020 DPRD Bali, Senin (16/6/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usai melakukan pembahasan bersama pihak eksekutif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Bali tahun 2020-2040.

Menariknya, Ranperda ini mengakomodasi keinginan dari Gubernur Bali Wayan Koster untuk membangun industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Jembrana.

"Mengenai usul Gubernur Bali akan rencana pembangunan pabrik mobil listrik di Kabupaten Jembrana, telah diakomodasikan atas saran DPRD Provinsi Bali," kata Koordinator Pembahasan Raperda RPIP DPRD Bali, I Nyoman Budi Utama saat membacakan hasil pembahasan Raperda tersebut.

Dijelaskan olehnya, bahwa usulan dari Gubernur Koster tersebut dimuat pada bagian lampiran tabel Industri Unggulan Provinsi Berbasis Budaya Branding Bali tepatnya pada Nomor 5 yaitu Industri Unggulan.

Di dalam industri unggulan itu, pabrik kendaraan listrik masuk dalam Industri Elektronika dan Telematika dengan jenis Industri pada bagian Industri Priranti Lunak, Animasi, Game, dan Otomotif.

Update Covid-19 di Bali 15 Juni, Total Positif 760 Orang, Sembuh 502 Orang

Terjadi Keanehan pada Mesin, Ini Penjelasan Lengkap KSAU soal Penyebab Pesawat Tempur Jatuh di Riau

2 Rumah Warga Rusak Tertimpa Badan Pesawat Tempur TNI Jatuh, Kepala Desa Sebut Tidak Ada Korban Jiwa

Dirinya mengatakan, lampiran nomor 5 tersebut merupakan penjelasan lebih lanjut dari Pasal 8 yang berbunyi: Industri unggulan Provinsi Berbasis Budaya Branding Bali berdasarkan klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia tepatnya pada huruf e. Industri elektronika dan telematika.

"Nah itu sudah ditambahkan dalam menjadi unggulan industri di provinsi Bali," Politik asal Bangli dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Pendekatan Kawasan

Budi Utama mengatakan, Raperda ini sudah mengacu pada Perda Nomor 3 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali Tahun 2009-2029. Selain itu juga sudah memperhatikan peraturan perundang-undangan di atasnya sehingga DPRD Provinsi Bali mengusulkan dan telah diakomodasikan berbagai hal.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved