Breaking News:

Wiki Bali

WIKI BALI - Perjalanan Panjang Karir Gek Atu, Biduanita Bali

Gek Atu memulai perjalanan karir sebagai penyanyi sejak usianya masih bocah, tepatnya saat ia duduk di taman kanak-kanak tahun 90-an.

Istimewa
Foto Dewa Ayu Putu Ika Anggarini atau Gek Atu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dewa Ayu Putu Ika Anggarini, atau lebih dikenal dengan Gek Atu adalah salah satu penyanyi dangdut asal Bali.

Gek Atu lahir di Kaliakah, Melaya pada 8 Oktober 1985.

Gek Atu memulai perjalanan karir sebagai penyanyi sejak usianya masih bocah, tepatnya saat ia duduk di taman kanak-kanak tahun 90-an.

Bahkan, wanita penyuka warna pink dan merah ini saat itu sering ikut manggung bersama orkes keliling milik tetangganya di Desa Kaliakah, Melaya, Jembrana, Bali.

Ramalan Zodiak 18 Juni 2020, Sagitarius Bersikaplah Tenang, Aquarius Santailah Sejenak

Rambut Rontok Hingga Kekebalan Tubuh Lemah, Ini Tanda-tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin D

Insiden Panas di Laut China Selatan Antara China & AS, Kapal AL Kedua Negara Saling Berdekatan

“Awalnya dulu saat TK di sebelah rumah saya ada orkes keliling. Awalnya, saya dipaksa ikut joget oleh pemilik orkes. Lama-lama saya disuruh belajar nyanyi lagu anak-anak tetapi yang versi dangdut. Dari situ lama-lama dangdutan terus,” ceritanya.

Gek Atu sendiri ikut bergabung dengan orkes keliling tersebut hingga dirinya duduk di bangku sekolah menengah atas.

Gek Atu mengaku dulu saat ia kecil melihat orang lain menyanyi lagu berirama merakyat ini terdengar enak.

Ia pun tertarik dan berusaha belajar lagu genre dangdut dan saat itu menjadi satu-satunya penyanyi dangdut anak-anak di orkes keliling milik tetangganya.

Beranjak remaja, Gek Atu mulai mendapat banyak job manggung di Denpasar, Bali.

Yang mengaruskan ia bolak-balik Jembrana - Denpasar.

Saat ia tamat SMA memilih untuk menetap di Denpasar untuk lebih menekuni karirnya sebagai penyanyi dangdut proffesional.

Kini, Gek Atu menjadi biduanita kenamaan Bali dan pernah meraih penghargaan mewakili Jembrana dalam Ajang BRTV 1 tahun 2004.(*).

Penulis: Noviana Windri
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved