Breaking News:

Tips Sehat untuk Anda

Penelitian: Flush Toilet Dapat Menyebarkan Virus ke Udara, Begini Cara Menghindarinya

Studi terbaru yang memodelkan dinamika fluida menemukan bahwa flush atau siraman di toilet dapat menyebarkan droplet atau tetesan dari feses

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi toilet. 

TRIBUN-BALI.COM - Studi terbaru yang memodelkan dinamika fluida menemukan bahwa flush atau siraman di toilet dapat menyebarkan droplet atau tetesan dari feses.

Kita semua tahu, feses membawa banyak jenis patogen (agen biologis yang menyebabkan penyakit).

Bahkan, ada beberapa indikasi virus SARS-CoV-2 yang bertanggung jawab pada penyakit Covid-19 juga dapat ditemukan di feses.

Hal ini memberi satu alasan lagi untuk kita selalu mencuci tangan secara menyeluruh.

Namun, bagaimana dengan toilet itu sendiri?

Apakah dapat menyebabkan patogen penyebab penyakit?

Studi terbaru yang memodelkan dinamika fluida menemukan bahwa flush atau siraman di toilet dapat menyebarkan droplet atau tetesan dari feses hingga ketinggian satu meter ke udara.

Bahkan, partikel terkecil dalam droplet seperti virus dapat berada di udara selama satu menit.

"Jika toilet sering digunakan, seperti toilet di rumah saat semua anggota keluarga secara bergantian menggunakan toilet atau toilet umum, maka kecepatannya akan semakin tinggi," ujar Ji-Xiang Wang dari Yangzhou University, China.

Diwartakan Science Alert, Jumat (19/6/2020), dengan menggunakan dinamika fluida komputasi, para ahli mensimulasikan bagaimana droplet di toilet menyebar ke udara saat disiram.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved