Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Minimalisir Penyebaran Virus Corona, GoRide dan GoCar Uji Coba Penggunaan Sekat Pelindung

Inovasi sekat pelindung ini melengkapi kesigapan Gojek menjalankan operasional layanan transportasi di kota Surabaya dan wilayah-wilayah lainnya

Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Driver layanan roda empat Gojek, Gocar dalam peluncuran ujicoba layanan penguatan protokol kesehatan, Jumat (26/6). Inisiatif itu bagian dari protokol kesehatan Gojek sebagai standar layanan yang diperkuat, termasuk kewajiban penggunaan masker bagi mitra dan penumpang; desinfeksi kendaraan mitra secara rutin; himbauan membawa helm SNI sendiri bagi penumpang; dan pembatasan operasional GoRide di “zona merah. 

TRIBUN-BALI.COM - Gojek Indonesia mulai melakukan uji coba penggunaan sekat pelindung antara sopir dan penumpang yang berfungsi meminimalisir penyebaran virus corona melalui droplet.

Sekat pelindung dipasangkan pada armada GoRide dan roda-empat GoCar.

"Fasilitas ini menjadi bagian dari inovasi kesehatan Gojek ini merupakan standar baru layanan Gojek, sehingga pengguna dan mitra tidak dikenakan biaya tambahan," kata Leo Wibisono, VP Strategic Regional Head Gojek wilayah Jatim & Bali Nusra, Jumat (26/6/2020).

Inovasi sekat pelindung ini melengkapi kesigapan Gojek menjalankan operasional layanan transportasi di kota Surabaya dan wilayah-wilayah lainnya.

Kapasitas Penumpang Bus Dinaikkan Jadi 70 Persen Mulai 1 Juli 2020

Doni Monardo Apresiasi Banyuwangi Lakukan Sertifikasi Protokol Kesehatan Corona di Sektor Pariwisata

Gubernur Bali Wakili BNN Serahkan Penghargaan P4GN Tingkat Daerah kepada Desa Pemogan Denpasar

Gojek mewajibkan mitra driver dan penumpang menggunakan masker selama perjalanan serta menggunakan helm dengan benar, bagi mitra untuk membawa hand sanitizer dan melakukan desinfeksi kendaraan secara rutin; serta membatasi operasional GoRide di area yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat berskala lokal.

Terkait dengan penggunaan sekat pelindung ini, hadir Jeffry Johannes, Regional Operation Head wilayah Jatim & Bali Nusra, AKBP Hartoyo, Wakapolrestabes Surabaya, Boy Arno Head, Government Relations wilayah Jatim & Bali Nusra, AKBP Teddy Chandra, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKP Christopher A, Lebang, Kapolsek Wonokromo, Tunjung Iswandaru, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dishub Kota Surabaya, dan Sunoto - Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Surabaya.

 Mereka memberikan sekat secara simbolis kepada mitra GoRide dan GoCar di kantor Gojek kota Surabaya.

“Gojek sepakat dengan Pemerintah bahwa bagaimanapun keamanan, kesehatan dan kebersihan harus tetap menjadi perhatian utama di masa pandemi ini," ungkap Leo.

Lewat uji coba sekat pelindung di GoRide dan GoCar itu, pihaknya mencari solusi teraman bagi mitra sehingga dapat tetap membantu masyarakat untuk bermobilitas sesuai dengan protokol kesehatan.

Leo menambahkan, setelah uji coba ini, pihaknya akan meneruskan masukan yang didapat di lapangan dari mitra driver maupun penumpang.

"Sehingga nantinya, tercipta suatu standar yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil ditinjau dari aspek kesehatan, maupun keamanan dan kenyamanan saat berkendara di jalan," jelas Leo.

Mengapresiasi inovasi serta kehati-hatian Gojek dalam menyiapkan layanan transportasi yang aman, AKBP Hartoyo, Wakapolrestabes Surabaya mengapresiasi inisiatif yang telah Gojek lakukan.

"Kehati-hatian yang dilaksanakan untuk memberikan layanan teraman serta protokol kesehatan yang ketat, merupakan kunci keberhasilan kita melewati masa transisi, menuju masyarakat yang sehat, aman, dan produktif," ungkap Hartoyo.

Menurutnya, dengan inisiatif seperti ini, masyarakat akan merasa aman untuk menggunakan layanan GoRide di masa pandemi. Dimana langkah-langkah ekstra sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Pakar UI Sebut Kerugian Akibat Tak Bergulirnya Liga 1 & Liga 2 Mencapai Rp 3 Triliun

25 Tahun Ditinggalkan, Pembuatan Tenun di Pejeng Gianyar Kembali Bangkit Saat Pandemi Covid-19

Bocah di Seririt Diduga Dirudapaksa Kakek Usia 60 Tahun, Ini Curhatan Orangtua

“Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah dan operator transportasi tetap membutuhkan peran serta masyarakat selaku pengguna layanan. Diharapkan masyarakat juga menerapkan protokol kesehatan seperti membawa helm sendiri dan mengenakan masker,” lanjut Hartoyo.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved