Corona di Bali

Mulai 5 Juli, Sopir Angkutan Logistik Bebas Rapid Test di Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai

Gede Samsi Gunarta menjelaskan bahwa untuk sopir angkutan logistik tetap diberlakukan syarat rapid test jika keluar masuk Bali, kecuali

Tribun Bali/Saiful Rohim
Antrean truk di Pelabuhan Padang Bai, Sabtu (13/6/2020) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, I Wayan Koster mengeluarkan surat edaran tentang Pengendalian Perjalanan Orang Pada Pintu Masuk Wilayah Bali dalam Masa Adaptasi Kehidupan Era Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid 19. 

Dalam Surat edaran dengan nomor 305/gugascovid19/VI/2020 yang dikeluarkan pada Rabu (1/7/2020) itu terdapat poin menyatakan bahwa kendaraan angkutan logistik tidak lagi diwajibkan rapid test jika keluar masuk Bali dalam kurun waktu tertentu

"Pakgub memberikan solusi bagi pedagang kecil yang sehari-hari bolak-balik (keluar masuk Bali) menggunakan alat angkut yang rapid test-nya diurus oleh Kab/kota nya masing," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (2/7/2020)

Tabanan Tambah 7 Kasus Positif Covid-19, Dua di Antaranya Pedagang di Denpasar

Jualan Sarana Upakara, Mangku Tastri Diduga Ditipu Pembeli Dengan Uang Mainan

Pintu Utama Pantai Kuta Dibuka? Begini Penjelasan Bendesa Adat Kuta

Pada point 3 huruf c surat edaran itu tertulis bahwa setiap orang dengan tujuan pengangkutan logistik berlaku ketentuan huruf  b poin 1 dan 2 di atas, kecuali untuk pelayanan angkutan logistik komuter yang dapat diberikan izin khusus oleh Dinas Perhubungan Provinsi Bali

Dikonfirmasi mengenai poin 3 huruf C tersebut, Kadis Perhubungan Bali, Gede Samsi Gunarta menjelaskan bahwa untuk sopir angkutan logistik tetap diberlakukan syarat rapid test jika keluar masuk Bali, kecuali yang sudah mengurus surat keterangan (suket) komuter.

"Masih (rapid test untuk sopir logistik). Kecuali yang mengurus suket komuter," kata Samsi

Minta Kader Tetap Tenang, Desk Pilkada Demokrat Bali Pastikan Rekomendasi AHY Jatuh ke Tamba-Ipat

Siap Masuki New Normal, Banyuwangi Atur Ketat Operasional Pasar Moderen dan Usaha Hiburan

Update Kasus Covid-19 - Nasional, Positif Bertambah 1.624 dan Pasien Sembuh 1.073

Samsi menjelaskan, untuk mendapatkan surat keterangan komuter di Dishub Bali, sopir tersebut tetap harus tes rapid terlebih dahulu.

Berapa lama berlaku suket komuter tersebut? Samsi belum bisa menjelaskan lantaran pihaknya masih menggodok aturan tersebut. 

"Sedang dirumuskan Previledge dan Prasyaratnya. Ditunggu saja, akan diumumkan sebelum tanggal 5 Juli Pak," kata Samsi

Surat edaran gubernur Bali ini berlaku mulai tanggal 5 Juli 2020 besok.  (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved