Putu Mulyadi Raup Omset Hingga Ratusan Juta Dari Budidaya Lidah Buaya
Petani lidah buaya, Putu Mulyadi, mampu raup sekitar Rp. 80 hingga 100 juta per tahunya dari penjualan lidah buaya
Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Putu Mulyadi, petani lidah buaya, membersihkan kebun dari tumbuhan liar yang merusakan pertumbuhan lidah buaya, Senin (6/7/2020) siang hari.
Petani lidah buaya tinggal menyerahkan dan mengirim ke pembeli.
Biasanya pengiriman dilakukan ketika saat panen.
"Daerah sini ada beberapa petani yang budidaya lidah buaya. Mereka berbudidaya karena penanamannya mudah, dan cepat menghasilkan terutama saat musim hujan. Omset lumayan besar. Kita sudah punya pelanggan sekitar Blahbatuh,"jelas Putu Mulyadi.
Untuk penanamannya ditanah yang basah.
Petani hanya bermodal kotoran sapi untuk pemupukan, dan tenaga untuk membersihkan tumbuhan liar yang tumbuh disekitar lidah buaya.
Pembersihan tanaman dilakukan kondisional, tergantung kondisi.
Biasanya 2 minggu sekali membersihkan.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/putu-mulyadi-membersihkan-kebun-dari-tumbuhan-liar.jpg)