Waspada, Ini Tanda dan Gejala Kanker Lambung, Penurunan Berat Badan hingga Mual
Kanker lambung atau juga disebut kanker perut biasanya dimulai pada sel penghasil lendir yang melapisi perut.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Semua jenis kanker berbahaya.
Kanker dapat menyebabkan kematian pada seseorang.
Kanker ada beragam jenis seperti kanker tulang hingga kanker lambung.
Kanker lambung atau juga disebut kanker perut biasanya dimulai pada sel penghasil lendir yang melapisi perut.
• Mobil Jatuh di Taman Pancing Tak Dilaporkan ke Polisi,Pengemudi Pilih Selesaikan secara Kekeluargaan
• Ini 15 Penyebab Rasa Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah, Radang Panggul hingga Kista Ovarium
• Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Buleleng Didominasi OTG
Kanker lambung ini perlu secepatnya ditangani karena diketahui memiliki kaitan erat dengan kanker lainnya.
Kanker ini banyak dikaitkan dengan aliran balik asam lambung yang sering ke dalam kerongkongan yang menjadi penyebab kanker gastroesofagus atau kanker tenggorokan.
Namun, beberapa gejala kanker lambung ini sering kali dianggap sepele karena banyak kesamaan dengan penyakit biasa.
Saat gejala awalnya muncul, sebaiknya kita cepat bertindak agar mendapat penanganan yang lebih dini juga.
Penelitian terbaru pun menemukan bahwa kanker ini sudah semakin banyak terjadi pada orang dibawah usia 50 tahun.
Ada beberapa tanda-tanda umum maupun khusus dari kanker lambung ini yang harus diwaspadai.
Tanda dan gejala kanker lambung ini meliputi:
1. Kelelahan
2. Merasa kembung setelah makan
3. Merasa kenyang setelah makan walaupun dalam porsi yang sedikit
4. Mulas yang parah dan terus-menerus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-mual.jpg)