Bappeda Badung Tegaskan TAPD Masih Lakukan Pembahasan Perancangan

I Made Wira Dharmajaya menegaskan, segala sesuatu itu masih dinamis atau masih dalam pembahasan atau kajian lagi.

Istimewa
Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Terkait dengan belum jelasnya kabar yang beredar mengenai pemotongan gaji hingga 50 persen kepada pegawai kontrak di Badung menjadi menjadi tanda tanya besar.

Hal itu lantaran Badung yang dijuluki Kabupaten terkaya di Bali seakan kini ketar ketir mengenai masalah keuangan ditengah pandemi Covid-19.

Hal itu juga terlihat ditengah pandemi Covid-19 banyak proyek yang di rancang Badung batal di bangun.

Anggaran untuk penangan Covid-19 pun berasal dari refocusing anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkab Badung.

Update Virus Corona di Buleleng: Pasien Positif Covid-19 Bertambah Dua Orang

Warung Babi Guling Pande Egi Terapkan Protokol Kesehatan

Telur Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan, Ini Alasannya

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung, I Made Wira Dharmajaya saat dikonfirmasi mengaku terkait masalah rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Badung adalah rapat internal.

“Semua itu masih dalam proses. Kita masih lakukan pembahasan perancangan,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (7/7/2020).

Pihaknya menegaskan, segala sesuatu itu masih dinamis atau masih dalam pembahasan atau kajian lagi.

Sehingga benar-benar sesuai dengan prioritas dan kebutuhan untuk penggunaan anggaran di Kabupaten Badung, Bali.

“Ini sebenarnya masih pembahasan internal, dan semua masih berproses,” tegasnya kembali

Disinggung mengenai kapan akan dibahas kembali mengenai anggaran Perubahan tahun 2020 itu yang dilakukan TAPD Badung, mantan Sekwan DPRD Kabupaten Badung itu mengaku bergantung pada pimpinan.

“Jadi kami menunggu perintah pimpinan saja,” jelasnya

Ditanya kembali apakah hasil rapat TAPD yang dilakukan secara internal itu sudah dilaporkan kepada pimpinan, pihaknya enggan untuk membeberkannya.

Ia menegaskan, jika pembahasan tersebut masih mentah.

“Belum-belum.. bahannya masih mentah ini. masih perlu kajian-kajian teknis,” ujarnya sembari mengatakan masih banyak hal yang harus dibahas.

Lanjut dirinya menegaskan, jika rapat tersebut adalah rapat terbatas yang dilakukan Tim Anggaran Kabupaten Badung, sehingga pihaknya mengaku perlu untuk dibahas kembali. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved