Tatanan Normal Baru, Pangdam IX/Udayana Tekankan Anggota Disiplin Olah Raga

Prajurit dan PNS Makodam IX/Udayana serta para Kabalakdam IX/Udayana melaksanakan apel dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya

Pendam IX/Udayana
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya saat memimpin apel Prajurit Kodam IX/Udayana di Lapangan Makodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, pada Kamis (9/7/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Prajurit dan PNS Makodam IX/Udayana serta para Kabalakdam IX/Udayana melaksanakan apel dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya di Lapangan Makodam IX/Udayana, Denpasar, pada Kamis (9/7/2020).

Pada kesempatan itu Kasdam menekankan sejumlah penekanan dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara yang disampaikan kepada segenap anggota, utamanya terkait tatanan kehidupan era baru.

Melalui semboyan yang digagas Pangdam dalam penanganan Covid-19 di Bali ini yaitu 'Bali Bangkit, Bebas Covid-19', dan saat ini di Bali khususnya di Kota Denpasar sudah mulai memberlakukan Tatanan Kehidupan Era Baru.

"Guna mendukung keberlangsungan usaha pada masa pandemi, maka sektor usaha dan pariwisata pada tanggal 9 Juli 2020 hari ini, kepada segenap Prajurit TNI dan PNS Kodam IX/Udayana untuk dipedomani dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing," terang Kasdam.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Buleleng Tutup Pos Sekat di Desa Tembok

Update Covid-19 di Bali - Pasien Sembuh Melonjak 92 orang, Total Sembuh 1.171 Orang

Gelar Program Tinc Batch, Telkomsel Perkuat Kolaborasi Bersama Inovator Bangun Ekosistem Digital

Terkait penanganan Covid-19, ditegaskan agar dapat dicegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga tidak meluas di lingkungan Satuan Makodam IX/Udayana, maka aturan-aturan atau ketentuan-ketentuan dalam bekerja senantiasa memberlakukan standar protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

Selain itu, guna menjaga stamina agar tetap menjadi prima di masa Pandemi Covid-19 ini, Pangdam mengungkapkan bahwa kegiatan olah raga sangatlah penting dilaksanakan.

"Pimpinan sudah memberikan waktu kepada kita, manfaatkan waktu tersebut dengan tetap aktif dan benar-benar disiplin menjaga kesehatan dengan berolahraga serta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Dengan fisik yang prima Prajurit juga akan bisa meningkatkan kariernya melalui sekolah," tegas Pangdam melalui Kasdam.

Lanjutnya, Pangdam juga membahas terkait kerugian personel yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, yang mana angkanya lebih tinggi dari pada korban jiwa di medan operasi.

6.523 Siswa di Badung Diterima di SMP Negeri

Tiga Bedeng dan Sepeda Motor Ludes Terbakar di Klungkung

Jadi Perantara 5.977 Butir Ekstasi, Komang Darma Astika Diganjar 15 Tahun, Nata 17 Tahun Penjara

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh banyak faktor.

"Agar kepada seluruh Prajurit dan PNS untuk mengambil langkah-langkah preventif dengan memperhatikan dan mengetahui kesehatan pengendara, kesiapan kendaraan dan jalan yang dilalui. Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya kecelakaan, maka lakukanlah pengecekan kendaraan secara rutin," imbaunya.

Terkait dengan kerugian materiil saat kejadian Kebakaran yang terjadi di Asrama Sudirman beberapa waktu yang lalu, Pangdam mengimbau kepada para personel yang memiliki rumah dinas, agar rutin melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik yang ada, karena kejadian Kebakaran di Asrama Sudirman tersebut diduga terjadi akibat arus pendek atau konsleting listrik.

Apel pagi dilajutkan dengan kegiatan olah raga secara mandiri tersebut dihadiri juga oleh Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana dan Para Wakil Asisten Kasdam IX/Udayana. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved