Ngaku Berbohong Suap Oknum di Pelabuhan Padang Bai, Hermanus Helu Dipulangkan ke Kampung Halamannya

Hermanus Helu mengakui berbohong telah melakukan suap ke oknum di Pelabuhan Padang Bai sebesar Rp 350 ribu agar bisa masuk ke Bali

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Hermanus Helu (pakaian hijau di tengah Satpol PP) saat kembali diserahkan ke Kantor Satpol PP Klungkung, Klungkung, Bali, Kamis (16/7/2020) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Setelah membuat "pusing" jajaran Satpol PP Klungkung hingga kepolisian di Polsek Padang Bai, remaja asal Sumba Barat Hermanus Helu (17), akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya, Jumat (17/7/2020).

Remaja itu sempat meminta maaf atas segala keterangan bohong yang ia sampaikan ke petugas.

Kasatpol PP Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, Hermanus Helu dan pamannya kembali menyambangi Kantor Satpol PP Klungkung, Jumat (17/7/2020) pagi.

Hermanus Helu dikembalikan ke Klungkung setelah diinterogasi Polsek Padang Bai, Karangasem, dan mengakui berbohong telah melakukan suap ke oknum di Pelabuhan Padang Bai sebesar Rp 350 ribu agar bisa masuk ke Bali.

"Ia (Hermanus Helu) kami panggil lagi ke Kantor Satpol PP Klungkung. Tadi ia meminta maaf ke kami, dan mengaku khilaf telah berbohong," ujar Putu Suarta.

Hermanus Helu nekat berbohong karena mengaku ketakutan.

Selama tinggal di seputaran Jalan Kenyeri, Klungkung, ia tidak mengantongi identitas dan administrasi kependudukan apapun.

Selain nekat berbohong telah menyuap oknum di Pelabuhan Padang Bai, ia juga berbohong dengan menyerahkan KTP pamannya sebagai identitas.

Termasuk berbohong karena mengaku baru ke Bali sejak Rabu (9/7/2020), padahal ia sudah setahun berada di Klungkung.

Babak Baru Pria Sumba yang Mengaku Beri Uang Pelicin Agar Lolos Via Padang Bai, Ini Pengakuannya

Lolos Tanpa Rapid Test, Pria Asal Sumba Ngaku Beri Rp 350 Ribu ke Oknum di Pelabuhan Padang Bai

"Kami tidak lanjutkan ke proses hukum, karena ia juga sudah minta maaf. Ia mengaku kemarin sangat takut ketika dimintai keterangan, makanya berbohong," jelasnya.

Setelah kejadian itu, Putu Suarta kembali meminta para penduduk pendatang melengkapi dokumen kependudukan selama berada di Klungkung.

Dirinya pun tidak akan mengendorkan pengawasan, terlebih masih dalam masa pandemi seperti saat ini.

"Kami sebenarnya sangat terbuka dengan penduduk pendatang, tapi aturan tetap harus ditegakkan. Syarat administrasi kependudukannya harus lengkap selama berada di Bali, khususnya Klungkung," terang Putu Suarta.

Sekitar pukul 10.00 Wita, Hermanus Helu dipersilakan pulang ke kampung halamannya.

Kejadian ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi semuanya.

"Ia (Hermanus Helu) sudah kami pulangkan tadi ke kampung halamannya. Pamannya yang bertanggungjawab," terang Suarta.

Diberitakan sebelumnya, Hermanus Helu sempat mengaku lolos ke Klungkung tanpa surat rapid test karena menyuap oknum di Pelabuhan Padang Bai sebesar Rp 350 ribu.

Setelah sempat diperiksa di Polsek Padang Bai, Hermanus Helu pun mengakui berbagai kebohongannya dan sempat dikembalikan ke Satpol PP Klungkung, Kamis (16/7/2020) malam.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved