Breaking News:

Saat Beraktivitas Pagi, Warga di Pemecutan Kelod Dikejutkan Kemunculan Ular Kobra

Seekor ular kobra sepanjang satu setengah meter berkeliaran di rumah warga di Jalan Gunung Mandala Wangi No.86, Pemecutan kelod, Denpasar Barat, Denpa

BPBD Kota Denpasar
Regu Damkar BPBD Kota Denpasar mengevakuasi ular kobra di Jalan Gunung Mandala Wangi No.86, Pemecutan kelod , Denpasar Barat, Denpasar, Bali, pada Jumat (17/7/2020) 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seekor ular kobra sepanjang satu setengah meter berkeliaran di rumah warga di Jalan Gunung Mandala Wangi No.86, Pemecutan kelod, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, pada Jumat (17/7/2020).

Berbahaya untuk menangani ular berbisa ini, warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar.

BPBD kemudian mengarahkan regu Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kota Denpasar dari Pos Induk untuk melakukan atensi ke TKP.

Sementara warga terlihat menyaksikan proses evakuasi ular itu.

Ular kobra itu berhasil dievakuasi oleh regu Damkar yang telah berada di lokasi. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar menerangkan tidak ada korban dari gigitan ular kobra.

Ngotonan Mobil saat Tumpek Landep?

Covid-19 Bisa Menyebar lewat Udara, Bagaimana Cara Melindungi Diri?

Seorang Pegawai di Karangasem Postif Covid-19, Aktivitas di Kantor DPRD Ditutup Sementara

"Meski masuk rumah warga, tidak ada korban gigitan, ularnya sepanjang 1,5 meter, dengan diameter sekitar 3 centimeter, ular itu ditemukan pagi tadi pukul 06.30 Wita," kata Joni kepada Tribun Bali.

Ular itu selanjutnya diamankan oleh pihak BPBD Kota Denpasar.

Sebelumnya pada, Selasa (14/7/2020) lalu, pukul 22.30 Wita, BPBD juga mengevakuasi ular serupa dengan ukuran yang lebih kecil sepanjang sekira 85 centimeter.

Ular kobra itu ditemukan di rumah warga di Jalan Lembu Sora Blok.4 No 20, Ubung Denpasar Utara.

Untuk diketahui, Kobra merupakan jenis reptil berbahaya karena dapat mengeluarkan bisa beracun.

Mandra Sedih Omas Meninggal Setelah Sempat Rahasiakan Sakit, Dia Manusia yang Enggak Pernah Ngeluh

World Bank Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI di Kisaran Nol Persen, Penduduk Miskin Naik 8 Juta

Di Masa Pandemi Bekerja dan Kehidupan Pribadi Terasa Tanpa Sekat, Bagaimana Menyeimbangkannya?

Bahkan serangan dari Ular Kobra mampu menghilangkan nyawa manusia dengan bisa racun haemotoxin dan neurotoxin yang melumpuhkan saraf-saraf atau sistem otot hingga percepatan penyebaran bisa melalui aliran darah korbannya dalam sekejap.

Ular Kobra memiliki bermacam-macam jenis dan tersebar di berbagai daerah tropis di belahan dunia.

Biasanya ular kobra aktif pada sore dan malam hari, seperti pada kasus sebaran ular kobra masuk rumah warga di atas kobra memiliki kecenderungan menampakkan diri pada malam hari. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved