Breaking News:

Hilang Kendali Hingga Tabrak Tebing di Busungbiu Buleleng, Sopir dan Kernet Truk Tewas Tergencet

Sebuah mobil truk bernomor polisi G 8012 QB diduga mengalami hilang kendali, hingga menabrak sebuah tebing.

ISTIMEWA
Polisi bersama petugas PMI Buleleng saat mengevakuasi jenazah korban laka di Dusun Padma Kencana, Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, pada Selasa (21/7) dinihari. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kecelakaan lalulintas out of control terjadi di Jalan Raya Desa Telaga-Desa Sepang, atau lebih tepatnya di Dusun Padma Kencana, Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, pada Selasa (21/7/2020) dinihari.

Sebuah mobil truk bernomor polisi G 8012 QB diduga mengalami hilang kendali, hingga menabrak sebuah tebing.

Hal ini kemudian menyebabkan sopir beserta kernet truk tewas di lokasi kejadian, akibat tergencet. 

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan, truk bermuatan genteng itu mulanya datang dari arah Desa Telaga.

Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-60, Jaksa Bali Ziarah ke Taman Makan Pahlawan Pancaka Tirta

Bali Jadi Proyek Percontohan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 pada Industri Pariwisata

Ini Tips Agar AC Mobil Cepat Dingin dan Irit Bahan Bakar

Setibanya di TKP, dengan kondisi jalan yang menurun terjal, truk diduga tiba-tiba mengalami hilang kendali, sehingga menabrak tebing yang ada di sebelah kiri jalan.

Akibat benturan yang sangat keras, bagian depan truk pun ringsek, hingga membuat sopir truk bernama Noval Maulana (25), warga asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, bersama kernet truk yang tidak diketahui identitasnya tewas akibat tergencet. 

Warga yang mengetahui kejadian ini pun bergegas menghubungi petugas kepolisian, untuk selanjutnya mengevakuasi kedua jenazah ke RSUD Buleleng.

Hingga berita ini ditulis, jenazah kedua korban masih dititipkan di RSUD Buleleng.

"Warga menemukan kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sehingga tidak ada yang berani menyentuh.

Proses evakuasi dilakukan bersama petugas PMI Buleleng.

Sementara untuk indentitas sopir belum diketahui, karena petugas tidak menemukan SIM atau KTP milik korban," jelas Iptu Sumarjaya. 

Dengan adanya kejadian ini, Iptu Sumarjaya pun mengimbau kepada seluruh pengendara baik truk, mobil, maupun motor untuk lebih berhati-hati.

Mengingat Jalan Raya Desa Telaga-Desa Sepang, merupakan jalur ekstrim, karena memiliki jalan yang sempit, dan berlika-liku.

Banyak Sekolah Dapat Siswa Melebihi Kapasitas, Kepsek di Bali Diminta Lakukan Persiapan

Kepala Wayan Sopian Remuk, Nyawa Melayang di Jalanan yang Terbilang Sepi dan Gelap

Ini 5 Obyek Wisata di Bali yang Dibuka untuk Wisatawan, Ada Paket Menarik dan Diskon Tiket 20%

“Kondisi kendaraan seperti rem agar senantiasa dicek, serta jangan membawa barang melebihi kapasitas, karena dijalur itu memang rawan terjadi laka," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved