Breaking News:

Operasi Patuh Agung Diubah Jadi Operasi Patuh Lempuyang, Begini Penjelasan Polda Bali

Mulai Kamis (23/7/2020), Polda Bali bersama Polres jajaran bakal menggelar Operasi Patuh Lempuyang.

net
Ilustrasi tilang 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Mulai Kamis (23/7/2020), Polda Bali bersama Polres jajaran bakal menggelar Operasi Patuh Lempuyang.

Sebelumnya, nama operasi ini adalah Operasi Patuh Agung.

Lalu apa bedanya?

Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Bali, AKBP Ida Bagus Jimbaryawan menjelaskan, nama Operasi Patuh Agung diganti menjadi Operasi Patuh Lempuyang berdasarkan hasil evaluasi Kapolda Bali, Irjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose.

Ini Tips Agar AC Mobil Cepat Dingin dan Irit Bahan Bakar

Bupati Tabanan Akan Membagikan Beras Pada 1.012 Karyawan yang Dirumahkan dan PHK

Proyek Penguatan Dinding Tebing Pura Luhur Uluwatu Badung Dibatalkan

"Jadi untuk tahun ini, Operasi Patuh Agung diubah sandi nomenklaturnya menjadi Operasi Lempuyang. Sebab Pak Kapolda mengingingkan agar tidak menoton, dan biar bervariasi saja," kata Jimbaryawan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (21/7/2020) 

Dijelaskan, meski nama sandi operasi ini berbeda, namun pelaksanaannya tetap sesuai dengan rencana sebelumnya. 

"Kalau esensinya masih sama. Tidak ada beda dengan Operasi Patuh Agung," kata Jimbaryawan

Nama 'Lempuyang' digunakan untuk mengganti kata 'Agung' karena dinilai bukit Lempuyang merupakan bukit tertinggi di Bali setelah ketinggian gunung Agung.

"Jadi waktu menentukan nama, dipilih yang tinggi-tinggi, selain gunung Agung apa? Ternyata Lempuyang, ya sudah kami pakai Lempuyang," jelas Jimbaryawan

Dalam Operasi Patuh Lempuyang 2020, yang menjadi prioritas dari kepolisian adalah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti pengendara yang melawan arus, pengendara tidak memakai helm, pengendara di bawah umur, dan kendaraan besar yang melanggar lajur.

"Jadi di By Pass Ngurah Rai dan Gatot Subroto itu sering sekali ada kendaraan besar yang menggunakan lajur kanan sehingga kendaraan lain tidak bisa menyalip, itu juga akan kami stop," kata Jimbaryawan

Dikatakan, Operasi Patuh Lempuyang 2020, kepolisian lebih memfokuskan pada pencegahan dan edukasi kepada masyarakat khususnya pengendara. 

"Jadi bahasa operasi di kepolisian ini adalah melaksanakan kegiatan khusus daripada kegiatan rutin yang selama ini jalan setiap hari. Jadi operasi itu bukan serta merta melaksanakan pemeriksaan, jadi operasi itu bisa preemtif, pencegahan penyuluhan, ada preventif ada patroli, sudah itu baru ada penegakan hukum," jelas Jimbaryawan.(*).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved