Breaking News:

Bali Jadi Proyek Percontohan Industri Pariwisata, Luhut Sebut Pulau Dewata Sudah Layak Dibuka

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), menyambut baik Bali dijadikan sebagai proyek percontohan penerapan SOP protokol

Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah wisatawan menikmati sunset di Pantai Crystal Bay, Nusa penida, Klungkung, Bali, Rabu (9/10/2019). 

Dalam assessment tersebut akan dinilai penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 serta penerapan standar Cleanliness, Health Safety (CHS) yang dikeluarkan oleh World Health Organisation (WHO).

“Jika sudah memenuhi maka akan dikeluarkan sertifikat kompetensi, sebagai modal industri pariwisata tersebut dalam menarik kepercayaan wisatawan,” jelasnya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menjadi narasumber pada program salah satu TV nasional, Senin (20/7/2020) malam
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menjadi narasumber pada program salah satu TV nasional, Senin (20/7/2020) malam (dokumentasi Pemprov Bali)

Langkah Preventif

Mengenai kekhawatiran akan merebaknya kembali Covid-19 yang dibawa oleh wisatawan asing, Cok Ace menjelaskan bahwa Pemprov Bali telah mengambil langkah preventif.

“Kami telah mengeluarkan SE Gubernur tentang protokol kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri. Dalam SE tersebut diatur berbagai hal yang harus dipenuhi seperti surat pernyataan dan hasil negatif Covid-19,” kata dia.

Sementara untuk mendukung kepercayaan asing terhadap Bali, dia melanjutkan jika Pemprov Bali tengah meningkatkan fasilitas, baik di ruang publik maupun fasilitas kesehatan.

“Jumlah bed rumah sakit kita tambah, fasilitas penanganan Covid-19 kita tingkatkan. Ini bukannya kita berharap jumlah kasus naik, kita terus cegah hal tersebut. Ini lebih kepada menjaga trust para wisatawan kepada pengelolaan pariwisata di tengah pandemi di Bali,” tandasnya.

Mengenai penanganan Covid-19, Wagub Cok Ace juga mengatakan Bali sudah sangat baik.

Hal itu bisa dilihat dengan angka kasus yang cukup rendah di Indonesia serta fatality rate yang hanya sekitar 1,58 persen.

Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari koordinasi yang baik antara pemerintah dengan desa adat.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved