Kebakaran di Jembrana

Swalayan Rahayu di Jembrana Kebakaran, Hermawan Belum Bisa Menaksir Kerugian Materiil

Hingga kejadian kebakaran berhasil dipadamkan, pemilik Swalayan Rahayu mengaku belum bisa menaksir kerugian materiil

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
Proses pemadaman kebakaran di Swalayan Rahayu, Jembrana, Bali, Jumat (24/7/2020) dini hari. 

Petugas dengan cepat melokalisir kobaran api sehingga tidak menjalar ke bangunan dan toko-toko lain yang ada di sebelahnya.

Api baru padam sekitar pukul 04.30 Wita.

“Dugaan penyebabnya korsleting listrik," ucap Kabid Linmas Satpol PP Jembrana I Putu Prananjaya, Jumat (24/7/2020).

Sementara itu, pemilik toko, Hermawan Bisma (50), mengatakan kejadian diperkirakannya terjadi sekitar pukul 00.45 Wita.

Saat itu ia bersama istrinya, Juliana (48), dan anaknya berada di lantai II swalayan miliknya.

Kemudian, ia curiga setelah lampu di bangunan tersebut berkedip-kedip.

“Saat saya cek keluar ternyata ada api di plafon gudang di blok sebelah selatan. Saya panggil satpam di bawah dari HT, istri dan anak-anak langsung turun," jelasnya.

Akhirnya, ia mencoba memadamkan api menggunakan 10 tabung apar, namun tidak berhasil lantaran api cepat membesar.

Selain tempat tinggalnya, di lantai II bangunan yang menurutnya sudah berusia 20 tahun itu, juga terdapat gudang yang menyimpan perlengkapan yang mudah terbakar dan kantor.

“Sebelum kejadian saya sempat mengecek tapi tidak ada yang mencurigakan. Saat kejadian memang belum ada yang tidur. Kami turun dari pintu samping dan beruntung api bisa dipadamkan oleh petugas," bebernya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved