Breaking News:

Komunitas Moge Daywalker HD Group Bagikan Ratusan Paket "New Normal' di Pasar Pancasari

Komunitas moge yang bernama Daywalker HD Group mengadakan program bakti sosial dengan membagikan ratusan paket 'new normal' di Pasar Pancasari, Bedugu

Istimewa
Penyerahan paket 'new normal' secara simbolis kepada perwakilan Satgas Gotong Royong Covid-19, di Pasar Pancasari, Bedugul, Bali, Minggu (26/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Komunitas moge yang bernama Daywalker HD Group mengadakan program bakti sosial dengan membagikan ratusan paket 'new normal' di Pasar Pancasari, Bedugul, Bali, Minggu (26/7/2020).

Komunitas yang anggotanya didominasi oleh dokter ini memberikan paket berupa masker, hand sanitizer, dan multivitamin.

''Kita beri nama paketnya itu paket 'new normal'. Ada 200 paket yang kita berikan dan langsung kita serahkan kepada Bendesa Adat Pancasari. Kita datang dan sudah disambut oleh Kepala Pasar dan Satgas Covid-19 Desa," kata dr. IB Putra Adnyana pimpinan Daywalker HD Group dihubungi Tribun Bali, Senin (27/7/2020).

Paket itu langsung dibagikan menyebar ke warga-warga terdekat, khususnya di lingkungan Pasar Pancasari.

Putra Adnyana mengaku sangat senang karena bisa menyalurkan hobi dan sekaligus beramal.

Keberatan Tanah Teba Disertifikasi Desa, Sejumlah Krama Jero Kuta Pejeng Terancam Sanksi Adat

Made Artana Tewas Tertimbun di Bangli, Polisi Ungkap Dugaan ini

Bupati Anas Dorong Warga Bikin Kebun Hidroponik di Pekarangan Rumah

"Kita berkumpul jam 08.00 pagi dan berangkat dari Denpasar menuju Pasar Pancasari. Kita bawa 1 mobil untuk bawa paketnya itu, kita tidak ada halangan hanya sedikit macet saja di jalan, dan kami sampai jam 11 siang," ucapnya.

Ketua sekaligus dokter kandungan itu menyebut jika ini merupakan program pertama yang dilakukan komunitas mogenya.

"Kita terbentuk karena satu hobi yang sama, pada dasarnya hobi itu kan sifatnya senang-senang. Jadi kita ingin senang-senang tapi tidak sendirian. Kita ingin berbagi dan berbagi pastinya membuat orang lain senang," jelasnya.

Putra Adnyana menyebut jika secara resmi grup Harley Davidson-nya itu terbentuk pada 21 juni 2020 lalu, beranggotakan 18 orang yang terdiri dari dokter, polisi, dan pengusaha.

Doni Monardo: Murid-murid akan Segera Kembali Belajar di Sekolah, Syarat-syarat ini Harus Dipenuhi

JPU Minta Majelis Hakim Tolak Permohonan PK Buron Djoko Tjandra

Pasien Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah Tiga Orang

"Jadi dokternya itu banyak, ada dari RS Sanglah, ada dari RS Bross, ada dari Gianyar. Selain itu ada beberapa lagi yang sebagai pengusaha dan polisi," tuturnya.

Ia berharap ke depannya supaya program yang nantinya akan dilaksanakan bisa membantu orang-orang yang membutuhkan.

"Kita akan kumpul setiap satu minggu sekali, kita ngobrol untuk membahas program apalagi yang akan kita lakukan," kata ketua moge yang bermarkas di Warung Uno, Sanur, Bali itu. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved