Breaking News:

Dikenal sebagai Sosok yang Ramah, Keluarga Sangat Kehilangan Sosok Made Artana

Kepergian korban tertimbun longsor, Made Artana, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya.

Polsek Baturiti
Suasana di lokasi kejadian seorang pekerja bangunan tertimbun longsor di Banjar Gunung Kangin, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali, Senin (27/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kepergian korban tertimbun longsor, Made Artana, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya.

Apalagi, korban juga dikenal sebagai orang yang ramah di mata keluarganya.

Perbekel Bangli, I Made Adiasa mengungkapkan korban ini masih ada hubungan keluarga dengan dirinya.

Dalam kesehariannya, korban memang menjadi tukang bangunan dan dikenal sangat ramah.

Korban juga merupakan keluarga kurang mampu.

"Kebetulan kami masih ada hubungan keluarga. Sangat kasihan sekali, tak menyangka peristiwa ini akan menimpa dirinya (korban)," kata Adiasa, Senin (27/7/2020).

Terapkan Protokol Kesehatan untuk Penyeberangan, Ditpolairud Polda Bali Gelar Simulasi

Aparat Gabungan Tak Lagi Menjaga Pantai Padang Galak, Sudah Boleh Main Layangan?

Loloskan Buron Koruptor Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Jadi Tersangka

Menurutnya, sesuai keterangan keluarga, korban sebelumnya memang irit bicara atau sedikit berbeda dengan kondisi biasanya.

"Keluarga bilang dari pagi itu korban tidak bicara-bicara atau diam saja, padahal aslinya korban ini ramah,” tambahnya.

Disingung mengenai kronologi peristiwa tersebut, Made Adiasa menuturkan, saat kejadian korban memang sudah sempat menghindar namun tak berhasil.

Ia justru tertimbun beton yang datang dari atasnya hingga tertimbun.

Kemudian, kata dia, pasca dilakukan evakuasi dan dinyatakan meninggal dunia, korban langsung dibawa ke rumah duka di Banjar/Desa Bangli, Kecamatan Baturiti.

Masa Pandemi, KPU Badung Batasi Jumlah Pengantar Calon Saat Mendaftar

Mayat Bayi Laki-laki Gegerkan Warga Denpasar, Sempat Dikira Kucing Dikubur di Depan Toko

Kisah Puspawati Dirikan Yayasan Sehati Bali, Buat Anak Bisa Makan Sendiri Seperti Menamatkan Sarjana

Selanjutnya, ia langsung dimakamkan di setra desa adat setempat.

Atas kejadian tersebut ia meninggalkan seorang istri dan dua anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.

"Korban sudah dikubur langsung tadi," tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved