Breaking News:

Corona di Bali

Masa Pandemi, KPU Badung Batasi Jumlah Pengantar Calon Saat Mendaftar

KPU Badung pun memastikan calon yang ingin mendaftar ke KPU Badung tidak diantarkan oleh banyak pendukungnya.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
NET
Ilustrasi Pilkada serentak 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di masa pandemi ini banyak yang berubah.

Sebab, pada pesta demokrasi ini tidak boleh melakukan kerumunan massa, sesuai dengan protokol kesehatan covid-19.

KPU Badung pun memastikan calon yang ingin mendaftar ke KPU Badung tidak diantarkan oleh banyak pendukungnya.

Hal itu lantaran untuk mengurangi kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta mengatakan pihaknya menyarankan untuk calon yang nantinya akan mendaftar ke KPU Badung agar mengurangi mengajak pendukungnya.

Hal itu katanya tentu sesuai protokol kesehatan.

Mayat Bayi Laki-laki Gegerkan Warga Denpasar, Sempat Dikira Kucing Dikubur di Depan Toko

Datang ke Bali, Pemain Sepakbola Nyoman Paul Aro Latihan Bersama Mantan Pemain Timnas Indonesia

Bupati Giri Prasta Resmikan PAW Anggota BPD Mambal, Sibangkaja dan Pecatu

"Seperti contoh di masa pencalonan jumlah pendukung yang boleh mengantarkan calon itu dibatasi maksimal 2 orang dari jumlah total 10 orang. Kemudian di tahap kampanye lebih banyak menggunakan pola virtual, daring, atau juga bisa dilaksanakan di studio," ungkapnya Senin (27/7/2020).

Meminimalisasi pengerumunan warga tidak hanya pada pendaftaran calon saja. Melainkan, bagi masyarakat yang melakukan memilih juga di cek suhu tubuhnya.

Bila suhu tubuhnya melebihi 38 derajat celcius, disediakan bilik khusus di luar Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurutnya, pelaksanaan pilkada di masa pandemi ini membawa dampak perubahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved