Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Disperindag Karangasem Berencana Manfaatkan Lahan di Belakang Pasar Amlapura Barat Jadi Pasar Hewan

Disperindag berencana akan melakukan penataan pada 2021 mendatang memakai APBD dari Kabupaten.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
ilustrasi-Kepala Disperindag Karangasem, Wayan Sutrisna dan staff memantau proyek pembangunan gedung Pasar Amlapura Barat, Kelurahan / Kecamatan Karangasem, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM,  AMLAPURA - Lahan kosong di belakang Pasar Amlapura Barat, Kelurahan / Kecamatan Karangasem rencananya akan dijadikan tempat berjualan ternak oleh Dinas Perindustrian & Perdagangan  (Disperindag) Karangasem.

Seperti dagang ayam, babi, serta tempat penyelipan (penggilingan) daging.

Kepala Disperindag Karangasem, I Wayan Sutrisna, mengungkapkan, lahan kosong dibelakang Pasar Amlapura Barat rencananya akan difungsikan untuk dagang ternak yang kesulitan mendapat tempat.

Disperindag berencana akan melakukan  penataan pada 2021 mendatang memakai APBD dari Kabupaten.

Ikut Aturan SKB 4 Menteri, Kadisdikpora Bali Tegaskan Sekolah Belum Bisa Dibuka

Jokowi Peringatkan Covid-19 Sudah Berimbas terhadap Geopolitik Global, Hubungan AS dan China Memanas

Harga Emas Antam Mencapai Rp 1 Juta, Ini Prediksi Analis dan Cara Investasi Emas Bagi Pemula

"Dulu lahan itu kumuh. Untuk sekarang  sebatas pembersihan. Pohon yang berada di sekitar sudah ditebang. Untuk penataannya rencana tahun depan (2021). Semoga tahun mendatang ada anggaran untuk fisik,"kata Kepala Disperindag, Wayan Sutrisna,Selasa (28/7/2020).

Mantan Kabag Ekonomi Setda Karangasem mengungkapkan, Disperindag berencana mengelola secara maksimal untuk menambah pendapatan asli daerah.

Saat  ini sebagian pedagang ayam dan jasa selip daging sudah pindah ke lokasi.

Petugas akan melakukaan penataan secara bertahap.

"Seandainya pedagang ternak ditaruh di Pasar Amlapura Barat nggak bagus. Harus ditempatkan diluar. Lahan ini cocok untuk dijadikan tempat pedagang ternak,"jelas Sutrisna, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem.

Ditambahkan, rencana Disperindag Karangasem akan membuat los dengan besi.

Bentuknya kemungkinan sederhana, tidak seperti los mewah lain. 

Minimal dagang ternak yang jualan di lokasi tidak kepanasan dan kehujanan saat hujan.

"Pepohonan juga sudah ditebang,"ungkaap Sutrisna, sapaannya.

Untuk diketahui, lahan kosong yang akan dipakai pedagang ternak luasnya seekitar 1 hektare.

Nadia Nevita, Penyanyi Remaja Asal Bali Launching Single Terbaru, Bersiap Go Nasional

Tempat Usaha di Denpasar Buka Lewat Pukul 21.00 Wita, Pembatasan Jam Operasional Masih Berlaku?

Pendaftaran Lomba Ogoh-ogoh Dibuka 7 Agustus, Penjurian di Tingkat Kabupaten Mulai 10 Oktober

Sebelumnya lahan ini dipakai untuk dagang sarana upacara, pakaian, dan pedagang lainnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved