Breaking News:

Tak Baik Berlebihan Konsumsi Daging Saat Idul Adha, Berapa Batas Amannya?

Tubuh membutuhkan nutrisi setiap harinya. Ini bisa didapatkan melalui makanan, baik itu daging, buah, dan sayuran. Namun, semua itu ada batasnya,

Shutterstock
Ilustrasi Gulai Kambing 

TRIBUN-BALI.COM - Hari raya Idul Adha umumnya dirayakan dengan berbagi kuliner berbahan daging.

Maklum saja, pada saat hari raya kurban ini, sebagian besar umat muslim memiliki cukup daging sapi untuk dikonsumsi.

Tubuh membutuhkan nutrisi setiap harinya. Ini bisa didapatkan melalui makanan, baik itu daging, buah, dan sayuran.

Namun, semua itu ada batasnya, terutama dalam makan daging.

Jadi, seberapa banyak daging yang boleh dikonsumsi dalam sehari? Simak ulasannya berikut ini.

Kolesterol Naik Seusai Santap Kuliner Daging di Momen Idul Adha? Redakan dengan 7 Makanan Ini

5 Kuliner Khas idul Adha yang Bisa Dibuat di Rumah, Tak Hanya Sate dan Gulai

Selain Keindahan Alam, Berikut Alasan Orang Suka Berwisata ke Bali

Kandungan protein dan zat besi pada daging

Makanan yang berasal dari hewan, yaitu daging, merupakan sumber protein terbaik.

Daging mengandung semua asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu perbaikan dan mengganti jaringan dan sel yag rusak.

Asam amino tersebut tidak diproduksi oleh tubuh sehingga Anda harus mendapatkannya dari makanan.

Protein yang terkandung pada daging (disebut protein hewani) sangat lengkap dibanding dengan protein yang terdapat dari tumbuhan (protein nabati).

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved