Pabrik Dupa di Selemadeg Tabanan Dilalap Si Jago Merah
Diduga penyebab kebakaran tersebut karena sebuah pengopenan dupa tersebut terlalu panas sehingga menimbulkan percikan api kemudian terjadi kebakaran
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kepulan asap terlihat berasal dari sebuah pabrik dupa di Banjar Gamongan, Desa/Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Jumat (7/8/2020). Sebab, pabrik tersebut mengalami kebakaran.
Diduga penyebab kebakaran tersebut karena sebuah pengopenan dupa tersebut terlalu panas sehingga menimbulkan percikan api kemudian terjadi kebakaran.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 Wita. Kebakaran yang terjadi di tempat pengopenan dupa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Komang Rata (35).
Komang Rata saat itu sudah melihat api dalam keadaan membesar.
• Transportasi Hingga Makanan Jadi Sumber Emisi Sektor Pariwisata di Bali
• Evaluasi Program Kerja, TPAKD Provinsi Bali Gelar Rapat Pleno
• Tiga Jembatan Penghubung Sejumlah Desa di Karangasem Masih Gunakan Jembatan Darurat
Melihat hal tersebut, ia pun langsung memberitahukan kepada warga lainnya agar segera dilakukan penanganan.
Tak berselang lama Damkar Tabanan tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sekitar satu jam kemudian api berhasil memadamkan kebakaran yang terjadi di sebuah bangunan berukuran 4x5 meter.
"Diduga penyebab kebakarannya karena di TKP tersebut terlalu panas kemudian timbul percikan api dan terjadi kebakaran. Akibatnya bangunan pengopenan pun hangus," kata Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Budi Astawa, Jumat (7/8/2020).
Kompol Budi Astawa melanjutkan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan senilai Rp 20 juta.
"Pemadaman berlangsung sekitar 40 menitan lah. Tak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir mencapai Rp 20 Juta," tandasnya.(*)