Breaking News:

Satgas Pamtas RI-RDTL Kodam IX/Udayana Gagalkan Penyelundupan Sejumlah Pucuk Senjata Api Ilegal

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara memimpin langsung kegiatan Upacara pelepasan Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Republik

Pendam IX/Udayana
Upacara pelepasan Satgas Pengamanan Perbatasan (RI-RDTL) 2019/2020 di Lapangan Mako Lantamal VII Kupang, pada Senin (10/8/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara memimpin langsung kegiatan Upacara pelepasan Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) Tahun Anggaran 2019/2020 di Lapangan Mako Lantamal VII Kupang, pada Senin (10/8/2020).

Pangdam selaku Pangkoops Pamtas RI-RDTL dalam arahannya menyampaikan, setelah upacara pelepasan ini, agar seluruh prajurit tidak terlalu larut dalam kegembiraan yang berlebihan dan segera menyesuaikan dengan tatanan norma dasar kehidupan prajurit di home base untuk pembinaan dan peningkatan kesiapsiagaan operasional.

"Bagi seorang Kesatria Pelindung Rakyat, Bangsa dan Negara, akhir dari suatu tugas adalah awal dari tugas berikutnya," terangnya melalui keterangan pers kepada Tribun Bali.

Pangdam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Danyonif beserta seluruh Prajurit Yonif Raider 142/Ksatria Jaya, Yonif 132/Bima Sakti, serta Satgas Intel dan Satgas Bant Operasi, karena selama 11 bulan telah menjadi penjaga garda terdepan dalam Operasi Pamtas RI-RDTL TA. 2019/2020.

Wali Kota Banjarbaru Meninggal, Sejumlah Pejabat juga Terinfeksi Covid-19

Wali Kota Nadjmi Adhani Meninggal Setelah Dinyatakan Covid-19, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan

Gelar Upacara, Kodam IX/Udayana Terima 25 Personel Satuan BKO yang Kembali dari Tugas

"Selama melaksanakan penugasan pengamanan perbatasan, tentunya para prajurit telah mendapatkan berbagai pengalaman berharga. Saya berharap, jadikan pengalaman yang diperoleh selama sebelas bulan di daerah penugasan sebagai bahan evaluasi sekaligus introspeksi dalam rangka mengembangkan kemampuan diri guna meningkatkan profesionalisme keprajuritan," tegasnya

Terkait pergeseran pasukan ke home base masing-masing, Pangdam berpesan kepada para Danyon dan seluruh anggota Batalyon agar menjaga keamanan dan ketertiban selama dalam perjalanan serta adakan pemeriksaan dan pengecekan personel maupun materiil secara berkesinambungan.

"Selamat jalan hingga selamat sampai tujuan, serta sampaikan salam hormat untuk keluarga dan tetap laksanakan protokol kesehatan Covid-19 setelah sampai home base," ucap Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Danlantamal VII Kupang dan Komandan KRI Teluk Amboina dan Teluk Lampung yang telah membantu dan mendukung angkutan laut dan Dermaga Pangkalan Utama AL sehingga tugas Ops TNI AD dapat didukung dengan baik.

Lahir Selasa Wage Gumbreg, Suka di Tempat Sunyi dan Keras Budinya, Bagaimana Peruntungannya?

Jadwal Belajar dari Rumah Selasa 11 Agustus 2020, Ada Penayangan Film Nasional Seleb Kota Jogja

Kelebihan Sumber Energi Alternatif Dibandingkan Sumber Energi Fosil, Jawaban TVRI Kelas 4-6 SD

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto, S.I.P., dalam pernyataannya disela-sela mendampingi Pangdam mengungkapkan, bahwa kontribusi Satgas kepada masyarakat di sekitar perbatasan seperti melaksanakan kegiatan Binter Terbatas, Karya Bhakti, Bhakti Sosial, Pengobatan Massal, Pembagian Sembako dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya sangat dirasakan manfaatnya.

"Salah satunya juga seperti yang telah dilaksanakan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/Bima Sakti yang telah berhasil membuat jembatan penghubung antar Desa dan Kabupaten, yakni Desa Noepesu di Kabupaten TTU dengan Desa Bonleu di Kabupaten TTS, sehingga mempermudah masyarakat untuk melaksanakan aktifitas," paparnya.

Lanjutnya, seluruh komponen Satgas Pamtas RI-RDTL TA. 2019/2020 telah berhasil mencegah pelintas batas ilegal dan mendapatkan beberapa pucuk senjata pabrikan maupun rakitan serta berbagai jenis amunisi.

Selain itu, hasil penggagalan penyelundupan yakni berupa 2.460 liter BBM, 43 dus tembakau Shag, 80 Kg pupuk petroganik, 5 dus Miras OB dan 19 dus Miras DS serta berbagai barang-barang selundupan diantaranya lainnya seperti pupuk hingga binatang ternak.

Gara-gara Guna-guna Jaran Goyang, Popo Berurusan dengan Polisi

Keluarga Paksa Ambil Jenazah Covid di RSUD Karangasem, Menolak Dikremasi dengan Protokol Kesehatan

"Dalam rangkaian upacara pelepasan, diadakan juga pemusnahan barang bukti senjata api, amunisi dan bahan peledak, diantaranya 20 pucuk senjata springfield, 5 pucuk senjata rakitan laras panjang, 1 pucuk senjata rakitan laras pendek, 1 buah Magazen US 45, 5 butir amunisi kaliber 45 mm, 1 butir amunisi kaliber 38 mm, 1 butir amunisi kaliber 9 mm, 15 butir amunisi kaliber 7.62 mm dan 47 butir amunisi kaliber 5.56 mm," ungkapnya.

Adapun turut hadir dalam upacara tersebut antara lain Danrem 161/WS, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Danlantamal VII Kupang, Danlanud El Tari Kupang, Danbrigif 21/Komodo, Dandim 1604/Kupang, Danyonmarhanlan VII Kupang, Komandan KRI TLP-540, Komandan KRI AMB-503, Waka Binda NTT, Wakpolresta Kupang, Danpomal Lantamal VII Kupang, Ketua DPRD NTT, Sekda Kota Kupang, Kakansar Kupang dan Ka Imigrasi Kelas III Kupang serta undangan lainnya. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved