Breaking News:

Dituntut 12 Tahun Penjara Karena Diduga Terlibat Peredaran Sabu, Sukarpa Mohon Keringanan Hukuman

Pembelaan tertulis diajukan, menanggapi tuntutan pidana 12 tahun yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Sukarpa.

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Sukarpa saat menjalani sidang secara virtual dari Polresta Denpasar. 

 Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar ini pun menegaskan tetap pada tuntutannya.

Pada sidang sebelumnya, Jaksa Agus Adnyana dalam surat tuntutannya meminta majelis hakim supaya menjatuhkan terdakwa dengan pidana penjara selama 12 tahun, dan denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara.

Ini karena perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotik.

Sebagaimana diungkap dalam surat dakwaan, perkara yang membelit terdakwa berawal saat dirinya tergiur dengan tawaran kerja sebagai kurir sabu sistem tempel dari seorang bandar bernama Jack (DPO) dengan upah uang dan sabu.

Perbuatan terdakwa akhirnya terbongkar setelah petugas kepolisian dari Polresta Denpasar mendapat informasi dari masyarakat.

Kronologi Nasabah Bank Kehilangan Uang Rp 44 juta Usai Terima Telepon dari Orang Tak Dikenal

Jack Brown, Pemain Terbaik Akademi Man United Akhirnya Kembali Dipanggil TC Timnas U-19 Indonesia

Mantan Persipura, Persib dan Borneo U - 18 Trial di Bali United, Ini Kata Teco

Terdakwa ditangkap pada 15 Maret 2020 sekitar pukul 14.30 WITA di depan kantor LPD Jalan Merak,  Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Bersamaan dengan penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari tangan terdakwa, yakni 3 buah plastik klip masing-masing berisi sabu dengan total berat 15, 30 gram, serta satu buah handphone merk Xiomi, dua buah bendel plastik klip kosong, dan satu buah timbangan elektrik.

"Terdakwa mengakui kepemilikan sabu tersebut adalah milik Jack (DPO) yang terdakwa ambil secara tempelan pada 13 Maret 2020 di bawah pot bungan di Jalan Tukad Badung Renon.

 Lalu terdakwa membagi atau memecah menjadi beberapa paket untuk selanjutnya di tempel lagi sesuai perintah Jack dengan upah uang dan sabu," kata Jaksa Agus kala membacakan surat dakwaan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved