Komunitas Lungatad Berseri Selamatkan Irigasi Subak di Peguyangan,dan Dijadikan Tempat Budidaya Ikan
Awal berdirinya komunitas ini dimulai dari kegiatan membersihkan areal irigasi di kawasan subak pada November 2019 lalu.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sebuah komunitas dari Desa Peguyangan, Denpasar bergerak untuk menyelamatkan irigasi di persawahan.
Komunitas ini bernama Komunitas Lungatad Berseri yang berlokasi di Subak Lungatad, Banjar Peninjoan, Desa Peguyangan.
Awal berdirinya komunitas ini dimulai dari kegiatan membersihkan areal irigasi di kawasan subak pada November 2019 lalu.
Saat itu, irigasi di tempat ini dipenuhi oleh sampah plastik sehingga terkesan kumuh.
• BNDCC Gelar Simulasi Konferensi dan Wisuda dengan Menerapkan Prokes Berbasis CHSE
• MMDA Badung Imbau Masyarakat Patuhi Anjuran Pemerintah Terkait Penerapan Protokol Kesehatan
• Tingkatkan Sinergitas, Basarnas Bali Beraudiensi dengan Wabup Suiasa
Dan akhirnya pada 2 Februari 2020, komunitas ini mulai mendapatkan legalitas dari perbekel setempat.
“Kami bergerak bersihkan sampah-sampah plastik dan organik yang ada di saluran irigasi sepanjang 1 km dengan membuat jaring-jaring sampah secara swadaya,” kata inisiator dari gerakan Lungatad Berseri, I Nyoman Wijaya yang juga Kelihan Banjar Peninjoan saat dikonfirmasi Rabu (19/8/2020) siang.
Setelah kawasan irigasi tersebut bersih, 4 bulan setelahnya mulailah pihaknya melakukan penebaran bibit ikan.
Awalnya pihaknya membeli benih ikan sebanyak 800 ekor dan bisa hidup hingga kini.
Dikarenakan saluran irigasinya lumayan panjang, maka pihaknya mengajukan bibit ke Dinas Perikanan Kota Denpasar.
“Kami dapat benih dengan ukuran 4-5 cm sebanyak 10 ribu ekor benih,” katanya.
Kini irigasi yang sudah berisi ikan ini pun menjadi tempat hiburan atau tempat rekreasi.
Tak hanya itu, saat ini pihaknya mulai membuat tanaman polyponik di pingiran areal irigasi atau jlinjingan ini.
Juga dilakukan pengolahan pupuk non organik atau komposter.
“Harapan kami ke depan pihak terkait bisa lebih banyak lagi membantu dalam melestarikan jlinjingan subak, karena beberapa ruas jogging tracknya mengalami kerusakan.
• Sambangi Latihan Timnas U-16, Tak Main-main Ketua Umum PSSI Berikan Tantangan Ini
• 24 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas di Jembrana Sepanjang Tahun 2020
• Bek Muda Bali United Kadek Arel Senang Latihan Ditemani Ketua PSSI Iwan Bule di TC Timnas U-16
Semoga ke depannya bisa menjadi percontohan atau desa agro wisata,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aktivitas-pemanfaatan-irigasi-subak-di-subak-lungatad-peguyangan.jpg)