Breaking News:

Alih Fungsi Lahan Pertanian di Badung Capai 95 Hektare Per Tahun

Alih fungsi lahan di Kabupaten Badung, Bali, terus terjadi setiap tahunnya

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Salah satu lahan pertanian di Desa Mambal, Abiansemal, Badung, Bali, yang mengalami alih fungsi lahan, Kamis (20/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Alih fungsi lahan di Kabupaten Badung, Bali, terus terjadi setiap tahunnya.

Dinas Pertanian dan Pangan Badung mencatat ada sebanyak 95 hektare lahan pertanian di Gumi Keris yang beralih fungsi.

Alih fungsi lahan banyak terjadi di beberapa desa yang mulai padat penduduk, seperti di wilayah Kuta Utara, Abiansemal, dan Mengwi.

Kendati demikian, pemerintah setempat berharap masyarakat tidak sembarangan \melakukan alih fungsi lahan maupun menjual tanahnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana saat dikonfirmasi mengakui hal tersebut.

Ia mengatakan rata-rata alih fungsi lahan di Kabupaten Badung sebanyak 95 hektare per tahunnya.

“Rata-rata memang 95 hektare per tahun, data ini pun kami catat dari 5 tahun terakhir,” akunya, Kamis (20/8/2020).

Ia juga mengakui, salah satu tantangan pembangunan sektor pertanian adalah alih fungsi lahan pertanian.

Sehingga hasil pertanian di Badung setiap tahunnya menurun lantaran lahan semakin berkurang.

“Tapi kami tetap optimis menggenjot pertanian di Badung. Sehingga beberapa wilayah kami harapkan bisa mempertahankan lahannya,” jelas Wijana.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved