Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Brasil Laporkan 50.032 Kasus dan 892 Kematian Akibat Corona dalam 24 Jam Terakhir

Brasil menjadi negara kedua dunia yang paling parah terdampak pandemi virus corona setelah

Tayang:
Editor: DionDBPutra

TRIBUN-BALI.COM, BRASILIA - Brasil mencatat 50.032 kasus baru virus corona beserta 892 kematian dalam 24 jam terakhir. Demikian laporan Kementerian Kesehatan Brasil pada Sabtu (22/8/20202) waktu setempat.

Sejauh ini, jumlah kumulatif kasus penyakit pernapasan tersebut mencapai 3.582.362 kasus sejak pandemi mulai melanda negara terbesar Amerika Latin itu.

Sementara total kematian akibat Covid-19 terus bertambah menjadi 114.250,

Brasil menjadi negara kedua dunia yang paling parah terdampak pandemi virus corona setelah Amerika Serikat.

China setujui uji klinis vaksin

Dari Beijing dilaporkan, China menyetujui uji klinis pada manusia dari calon vaksin COVID-19 yang dibudidayakan dalam sel serangga, kata pemerintah Kota Chengdu, Sabtu (22/8/2020).

Makanan & Minuman Ini Sebaiknya Anda Hindari Agar Jantung Tetap Sehat

Kerinduan Maria

4 Zodiak Ini Paling Gampang Cemburuan dan Posesif, Taurus Cuma Mau Pacarnya Miliknya Seorang!

China turut serta dalam perlombaan global pengembangan vaksin hemat biaya untuk mencegah pandemi Covid-19.

Penggunaan sel serangga untuk membuat protein vaksin Covid-19, yang pertama di China, mampu meningkatkan produksi berskala besar, menurut pemberitahuan Pemerintah Chengdu di media sosial WeChat.

Vaksin tersebut, yang dikembangkan oleh Rumah Sakit China Barat pada Universitas Sichuan di Chengdu, mengantongi persetujuan Badan Produk Obat-obatan Nasional untuk melakukan uji klinis, tulis pemerintah kota.

Ketika diujikan pada monyet, vaksin itu terbukti mencegah infeksi SARS-CoV-2 tanpa efek samping yang nyata.

Para ilmuwan China telah memimpin pengembangan pada sedikitnya delapan calon vaksin Covid-19 lainnya, yang memasuki tahapan uji klinis berbeda.

Para pemain asing, termasuk BioNTech Jerman dan Inovio Pharma AS, juga berkoordinasi dengan perusahaan setempat untuk menguji vaksin eksperimental mereka di China.

Sumber: antaranews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved