Ngopi Santai
Kerinduan Maria
Katakan tentang rindu, maka rasa itu berkelindan riuh dalam sanubari Maria.
Penulis: DionDBPutra | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, -- Katakan tentang rindu, maka rasa itu berkelindan riuh dalam sanubari Maria.
Angel Fabian Di María Hernandez (32) dan anak-anak Paris Saint Germain (PSG) lainnya bersama sang manajer asal Jerman, Thomas Tuchel.
Mereka sudah di final Liga Champions Eropa.
Momen pertama dalam sejarah panjang klub elit Prancis yang sangat dicintai warga Kota Paris.
Rindu rasa tak hanya terlontar lugas dari bibir pemain sayap lincah asal Argentina itu.
Rekannya si bintang usil dari Brasil, Neymar (28) pun memendam rasa yang sama.
Di Maria dan Neymar rindu menjadi bagian dari tim pembuat sejarah baru yaitu mengantar PSG ke singgasana juara Eropa.
Angel Di Maria merinding ketika menyaksikan antusiasme warga Paris merayakan sukses Le Parisiens – julukan PSG – mengalahkan RB Leipzig 3-0 di semifinal.
Orang-orang bermasker dan pelindung wajah turun ke jalan.
Mereka berpesta di lokasi ikonik Kota Paris, Champs-Elysees dan Menara Eiffel.
"Sungguh perasaan spesial. Ketika kami menang di semifinal, saya melihat video orang-orang Paris melakukan perayaan di Champs-Elysees, Menara Eiffel dan tugu Arc de Triomphe," kata Di Maria dilansir laman resmi UEFA, Jumat (21/8/2020).
Perayaan bakal lebih meriah apabila tim asuhan Pelatih Thomas Tuchel ini sukses mengalahkan Bayern Muenchen di final, Minggu malam 23 Agustus 2020 atau Senin dini hari waktu Indonesia (24/8/2020).
Laga puncak akan berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon Portugal.
Kampung halaman Cristiano Ronaldo yang sekadar menjadi penonton lantaran gagal membawa Juventus ke level tertinggi kompetisi antarklub
Eropa.
"Jika menjadi juara untuk pertama kali, kami akan menjadi bagian dari sejarah klub ini. Kami akan selalu mengingatnya karena itu menjadi trofi Eropa pertama Paris Saint Germain," demikian Di Maria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/logo-liga-champions-teranyar.jpg)