Ngopi Santai
Kerinduan Maria
Katakan tentang rindu, maka rasa itu berkelindan riuh dalam sanubari Maria.
Penulis: DionDBPutra | Editor: Ady Sucipto
Lisbon adalah kota penuh kenangan manis bagi Angel Di Maria.
Enam tahun lalu, pemain kelahiran Rosario, Argentina 14 Februari 1988 tersebut mengangkat trofi Kuping Besar di Estadio da Luz ketika berseragam Real Madrid.
Bahkan dia dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Estadio da Luz adalah markas Di Maria saat membela Benfica musim 2007-2010 di mana ia meraih satu gelar juara Liga Portugal dan dua trofi Piala Liga Portugal.
"Betapa menyenangkannya masa-masa itu," kata Di Maria yang mencetak tiga gol dan enam assist selama Liga Champions musim ini. Ia menyumbang satu gol dan satu assist saat PSG menekuk RB Leipzig 3-0 di
semifinal.
Rindu Neymar sama bobot dan kadarnya. Neymar berperan kunci dalam perjalanan PSG ke final Liga Champions 2019-2020.
Dia mencetak gol ketika PSG menyingkirkan Borussia Dortmund di babak 16 besar.
Hal serupa terjadi saat PSG membekuk Atalanta dan RB Leipzig di perempat final dan semifinal.
"Memenangi Liga Champions itu spesial. Tapi memenanginya bersama PSG akan membuat sejarah dan itulah tujuan saya datang ke sini," katanya.
Neymar pernah mengangkat trofi Liga Champions edisi 2014-2015.
Kala itu Neymar masih satu tim dengan Lionel Messi di Barcelona.
Messi yang musim ini merana bersama El Barca yang gagal di La Liga dan menanggung malu menyerah 2-8 atas Bayern Muenchen di perempat final pekan silam.
Kerinduan Angel Di Maria, Neymar dan rekan-rekannya bisa dimengerti.
Sebab Le Parisiens bak menempuh via dolorosa.
Jalan derita panjang berliku baru bisa sampai ke grandfinal Liga Champions. Berkali-kali mereka jatuh terhempas. Berlinang air mata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/logo-liga-champions-teranyar.jpg)