Tumor Payudara Jinak dan Kanker Payudara, Berikut Cara Membedakannya
Seperti diketahui, salah satu di antara dua penyakit tersebut, yakni kanker payudara dapat begitu menakutkan karena bisa mengancam jiwa.
Cairan bisa berupa darah atau cairan keruh
• 5 Makanan Ini Baik Dikonsumsi Penderita Asma, Apa Saja Itu ?
• Mencegah Diabetes hingga Mengurangi Stres, Ini Manfaat dari Berenang
4. Penanganan
dr. Yudit menjelaskan, tumor payudara jinak pada umumnya tidak memerlukan perawatan khusus karena dapat mengecil dan hilang dengan sendirinya.
“Baru apabila tumor payudara semakin membesar dan menimbulkan nyeri, dokter mungkin akan menyarankan operasi pengangkatan tumor dan pemeriksaan patologi anatomi,” terang dia.
Sementara, pada kasus kanker payudara bisa sampai dilakukan pengangkatan payudara.
Pengangkatan payudara atau masektomi tersebut disesuaikan dengan stadium penyakitnya
Pengakatan payudara dilakukan guna mencegah sel kanker kembali tumbuh di payudara dan menyebar ke organ lain.
Jika pada pengobatan tumor jinak payudara cenderung tak membutuhkan waktu yang panjang, di mana setelah operasi, masalah tumor bisa selesai, tidak demikian dengan kanker payudara.
Pada kasus kanker payudara, pasien biasanya tak cukup hanya menjalani operasi, tapi harus diminta mengkonsumsi obat-obatan hingga menjalani berbagai terapi untuk membantu membunuh sel kanker.
5. Angka harapan hidup
Menurut dr. Yudit, tumor payudara jinak pada umumnya tidak membahayakan nyawa penderitanya.
Hal itu berbeda dengan kanker payudara.
Dia menyebut, angka kejadian kanker payudara merupakan angka kematian kedua setelah kanker paru-paru.
“Sayangnya, berdasarkan data Kemenkes pada 2014, 80 persen kasus kanker di Indonesia ditemukan dalam stadium lanjut. Padahal angka harapan hidup tinggal 5 tahun,” tutur dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Keliru, Ini Beda Tumor Payudara Jinak dan Kanker Payudara"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-payudara_20151026_150528.jpg)