Breaking News:

Badung Sudah Verifikasi 53 Tempat Usaha Pariwisata di Gumi Keris

Untuk meyakinkan wisatawan aman datang ke Badung, pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Badung terus melakukan verifikasi

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Beberapa wisatawan domestik saat mengunjungi objek wisata Taman Ayun, Mengwi, Badung Jumat (31/7/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Untuk meyakinkan wisatawan aman datang ke Badung, pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Badung terus melakukan verifikasi terhadap usaha di sektor pariwisata.

Saat tatanan era kenormalan baru atau new normal mulai diberlakukan, pemkab setempat mengaku sudah melakukan verifikasi sebanyak 53 tempat usaha pariwisata.

Upaya verifikasi ini pun dilakukan supaya pelaku usaha mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Bidang (Kabid) Industrial Pariwisata Dispar Badung Ngakan Putu Tri Ariawan, tak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengakui sejauh ini sudah ada 53 tempat usaha pariwisata, baik hotel, restoran, dan lainnya yang sudah terverifikasi.

IHSG Menguat Tipis Setelah Libur Panjang, Ini Saham-saham yang Dikoleksi Asing

3 Perkara Besar di Kejaksaan Agung yang Jadi Sorotan Saat Ini, Kasus Jiwasraya dan Jaksa Pinangki

Guru Besar FP Unud: Seharusnya Bali Kurangi Ketergantungan Pariwisata Sejak 20 Tahun Lalu

"Verifikasi masih terus dilakukan untuk memastikan tempat usaha melaksanakan protokol kesehatan. Sertifikasi yang kita lakukan itu pun berdasarkan permohonan yang masuk," katanya saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).

Secara umum verifikasi terkait apakah tempat usaha tersebut telah menyiapkan misalnya tempat cuci tangan, hand sanitizer.

Begitu juga apakah telah menerapkan social distancing bagi terhadap pengunjung maupun para pekerjanya sendiri.

Ia pun mengakui, pada pekan kemarin, tim verifikasi kembali turun ke lapangan melakukan verifikasi beberapa tempat usaha yang ada di Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Kuta, dan Kecamatan Kuta Selatan.

"Bila tempat usaha tersebut telah melaksanakan protokol kesehatan, maka dikeluarkan lah sertifikat untuk menegaskan bila tempat usaha telah melaksanakan protokol kesehatan sebagai mana anjuran pemerintah," jelasnya sembari mengatakan yang diverifikasi itu hotel, vila, mall, tempat spa, dan lain-lain.

Paulo Sergio: Usia Kepala Empat Tapi Kondisi Fisik Masih Bagus

286.466 Rekening Peserta BPJamsostek di Bali Bakal Terima BLT

MA Kuatkan Putusan PT Denpasar, Sudikerta Dihukum Enam Tahun Penjara

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kadispar Badung, Cokorda Raka Darmawa, sebelumnya menegaskan jika sektor pariwisata secara perlahan kembali bergairah.

Hal ini setelah dibuka kembali objek wisata pada tatanan kehidupan era baru.

Walau begitu wisatawan yang datang ke Bali khusus Badung masih didominasi wisatawan domestik (wisdom).

Berdasarkan data Dinas Pariwisata (Dispar) Badung, semenjak 31 Juli 2020 hingga 20 Agustus 2020, tingkat kunjungan wisdom sudah mencapai 53.161 orang. Rata-rata wisdom yang datang berasal dari sejumlah kota besar di Pulau Jawa, di antaranya Jakarta, Bandung, Surabaya.

"Semenjak pariwisata dibuka kembali tanggal 31 Juli 2020, wisatawan domestik mulai banyak berdatangan ke Bali. Ini artinya kepercayaan wisatawan terhadap cara penanganan pandemi Covid-19 di Bali Khususnya Badung tinggi, sehingga mereka tidak khawatir datang ke sini," pungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved