Breaking News:

Anak Adi Wiryatama Tak Dapat Rekomendasi PDIP di Tabanan 'Dinasti Tegeh' Sementara Putus

Ketua DPRD Bali yang juga Bupati Tabanan periode 2000-2010 ini juga menegaskan tak ada istilah dinasti politik Tegeh di Tabanan.

Tribun Bali/Wema Satyadinata
Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama. 

TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah pengurus DPC PDIP Tabanan tampak berkumpul di Sekretariatnya, Jumat (28/8/2020).

Setelah menjadi teka-teki sejak beberapa bulan, rekomendasi untuk Cabup-Cawabup Tabanan telah diumumkan oleh DPP PDIP yakni I Komang Gede Sanjaya-I Made Edi Wirawan (Sanjaya-Edi).

Setelah pengumuman rekomendasi, pengurus DPC PDIP pun bersorak "Merdeka".

Turunnya rekomendasi DPP PDIP kepada paket Sanjaya-Edi praktis membuat masyarakat Tabanan menyebut "Dinasti Politik Tegeh" untuk sementara terputus.

Pasalnya, putra dari Nyoman Adi Wiryatama sekaligus adik Bupati Tabanan Eka Wiryastuti, I Made Gede Dedy Pratama, tidak mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Adi Wiryatama mengaku legowo dengan tidak terpilihnya Gede Dedy.

Ketua DPRD Bali yang juga Bupati Tabanan periode 2000-2010 ini juga menegaskan tak ada istilah dinasti politik Tegeh di Tabanan.

Melainkan keluarga dari Tegeh (asal Adi Wiryatama) di perhelatan Pilkada 2020 ini tak dipilih DPP PDIP.

"Gak ada dinasti itu. Ya, keluarga di Tegeh tak dipilih oleh Bu Mega (DPP). Meskipun begitu itu adalah keputusan partai dan wajib hukumnya menghormati dan saya siap memenangkan. Kader di Tabanan itu semua anak ideologis saya, dan siapapun calonnya tak harus dari anak biologis saya. Saya sudah instruksikan semua kader jajaran saya untuk memenangkan siapapun calonnya, karena calon tersebut merupakan calon yang terbaik menurut DPP," katanya.

Secara khusus politikus senior ini meminta internal partai harus solid.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved