Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Koster Beri Nama Barak, Arak Bali Jadi Minuman Berkelas Dunia

Gubernur Bali Wayan Koster akan memberi nama Barak sebagai merek paten produk minuman arak Bali.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Putu Supartika
BATU PERTAMA - Gubernur Bali I Wayan Koster saat peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor MDA Kota Denpasar, Sabtu (29/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster akan memberi nama Barak sebagai merek paten produk minuman arak Bali.

Sejak menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan Atau Destilasi khas Bali, Gubernur Koster bertekad menjadikan arak Bali sebagai minuman berkualitas kelas dunia.

“Arak Bali akan menjadi industri minuman berkualitas dunia. Arak sebagai spirit minuman ketujuh dunia bersaing dengan wiski dan minuman lainnya. Arak Bali akan jadi minuman berkelas dunia,” kata Koster saat acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar di Gedung Dharmanegara Alaya, Lumintang, Denpasar. Sabtu (29/8).

Menurut Koster, merek Barak itu akan dipatenkan.

“Namanya Barak, Balinese Arak. Makanya saya sekarang pakai baju Barak terus,” ujarnya.

Gubernur mengatakan, arak akan menjadi produk unggulan masyarakat Bali untuk ekspor maupun dijual ke luar daerah.

“Kalau ke Bali sajikan minuman arak Bali, brem Bali dan Bali Bali lainnya. Balik dari Bali bawa arak Bali sebagai oleh-oleh,” katanya.

Kini Gubernur Koster sedang memesan gelas sloki khusus untuk arak Bali tak terbuat dari kaca namun khas Bali.

“Desainer saat ini sedang buat tos arak yang khas, supaya kalau tos arak harus pakai itu,” kata Gubernur Koster.

Koster mengakui, dirinya terus mengonsumsi arak agar tetap bugar dan sehat. Setiap pagi ia minum kopi tanpa gula yang diisi arak.

“Fresh sekali, saya satu hari tiga kali minum, makanya fresh terus, tidak capek-capek. Tapi saya minta agar jangan dioplos atau jangan mabuk-mabukan. Harus tertib minumnya,” katanya.

Koster menyebut arak Bali akan bagus dicampur kopi. Selain diminum, arak juga bisa dihirup sebagai ramuan membantu penyembuhan pasien Covid-19.

“Sudah banyak yang sembuh gara-gara itu. Jadi ada dua, diminum dan dihirup-hirup,” tuturnya.

Reinkarnasi Mpu Kuturan

Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana mengatakan Gubernur I Wayan Koster merupakan reinkarnasi dari Mpu Kuturan.

Hal itu ia katakan dalam pidato seusai acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor MDA Kota Denpasar, Sabtu (29/8).

Sudiana menyebut Koster sebagai reinkarnasi Mpu Kuturan karena sangat memperhatikan budaya dan adat Bali.

"Tidak salah dan tidak berlebihan kita menilai khususnya sosok Gubernur Bali, Bapak Koster reinkarnasi dalam abad ke-21 ini tabik pakulun Mpu Kuturan pada abad 10 semasa pemerintahan Bali oleh Raja Sri Dharma Udayana Warmadewa.

Yang mampu menyatukan sekte-sekte se-Bali yang ditransformasikan dengan penataan desa adat sebagai tempat pengembangan adat dan budaya Bali," katanya.

Sudiana sempat membacakan pantun buat Koster. Naik skuter ke Pantai Sanur, Beli kopi gingseng dicampur arak Bali. Bapak Wayan Koster memang Gubernur Bali yang Oke. Yang konsisten menjaga adat dan budaya Bali
Sudiana mengatakan gedung MDA Denpasar dibangun di atas tanah seluas 31 are.

"Luas bangunan yakni 15 x 7.4 meter persegi," kata Sudiana.

Pembangunan gedung ini menggunakan dana CSR sebesar Rp 3.1 miliar lebih. Gedungnya berlantai dua.

Pembangunan gedung ini didukung oleh 35 desa adat, 360 banjar adat, 43 desa kelurahan serta 406 lingkungan dan dusun di Kota Denpasar.

"Pembangunan gedung MDA ini merupakan perhatian yang luar biasa dari Gubernur Bali," kata Sudiana.

Gubernur Wayan Koster mengatakan tahun 2020 ini akan dibangun 7 Kantor MDA yakni di Denpasar, Kabupaten Tabanan, Jembrana, Buleleng, Bangli, Karangasem dan Kabupaten Gianyar.

"Hanya Gianyar yang menggunakan dana APBD, sisanya pakai CSR. Semua menggunakan tanah milik (pemerintah) provinsi," kata Koster.

Untuk wilayah yakni Klungkung dan Badung akan segera dicarikan dana CSR.

"Minggu depan saya bertemu Dirut BUMN, saya minta untuk kontribusi masing-masing satu gedung.

Minggu depan ketemu 4 Dirut BUMN supaya 9 (gedung MDA) selesai tahun ini. Lagi Rp 7 miliar kira-kira. Kalau niat baik biasanya dapat aja," katanya.

Gedung MDA Provinsi Bali berlantai 3 di Renon Denpasar sudah selesai dan rencana dipelaspas atau diresmikan pada 2 September 2020. (sup)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved