Breaking News:

Kebakaran di Klungkung

Kebakaran Terjadi di Pura Dalem Setra Sidayu Tojan, Kerugian Diperkirakan Sekitar Rp. 200 Juta

Bangunan gedong penyimpenan di Pura Dalem Setra, Desa Adat Sidayu Tojan, Desa Takmung mengalami kebakaran

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Foto : Warga membersihkan puing sisa bangunan gedong penyimpenan di Pura Dalem Setra, Desa Adat Sidayu Tojan yang terbakar, Selasa (1/9/2020) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bangunan gedong penyimpenan di Pura Dalem Setra, Desa Adat Sidayu Tojan, Desa Takmung, Klungkung, Bali mengalami kebakaran, Selasa (1/9/2020) siang.

Kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp. 200 juta.

Bendesa Adat Sidayu Tojan, Komang Sudira menjelaskan, ada satu pelinggih yakni gedong penyimpenan yang beratap ijuk ludes terbakar.

Sedangkan pratima tidak ada yang terbakar karena disimpan di Pura Puseh.

Sekda Adi Arnawa Buka Sosialisasi Penilaian Kabupaten/Kota Tangguh Bencana 

Hal Ini Harus Diperhatikan Manajemen untuk Mencegah Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Perkantoran

Kelurahan Sumerta Gelar Sosialisasi Protokol Kesehatan Berniaga di Pasar Ketapian

Ia pun tidak mengetahui pasti, apa penyebab dari kebakaran Pura yang diempon 170 KK tersebut.

"Ada dugaan kebakaran tersebut dipicu arus pendek atau kosleting listrik. Karena sebelum kebakaran terjadi tidak ada warga yang melakukan persembahyangan. Selain itu, apinya juga berasal dari dalam bangunan gedong, yang saat kejadian dalam keadaan tertutup," jelasnya.

"Terkait langkah selanjutnya, pihaknya pun melakukan paruman dengan warga," kata Sudira.

Sementara tokoh masyarakat di Sidayu Tojan lainnya, I Made Sukadana mengungkapkan, setelah kebakaran warga setempat bahu membahu membersihkan sisa kebakaran.

Puing-puing sisa kebakaran dilarung (dihanyut) ke Pantai Sidayu, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Prosesi dilanjutkan dengan menggelar ritual pecaruan dengan sarana ayam brumbun.

Rencana perbaikan kembali gedong yang terbakar, dibahas dalam paruman warga.

Semua pelinggih Pura Dalem Setra Sidayu Tojan, selesai dibangun tahun 2010 dilanjutkan dengan menggelar Karya Ngenteg Linggih.

Kerugian dari musibah itu diperkirakan mencapai lebih dari Rp. 200 juta. (*).

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved