Breaking News:

Corona di Bali

Tidak Pakai Masker Denda Rp 100 Ribu Mulai Diterapkan di Jembrana 7 September 2020

Petugas gabungan dari Satpol PP, BPBD Jembrana, dan TNI/Polri menggelar sosialisasi Pergub Bali nomor 46 tahun 2020

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Aparat gabungan Jembrana, Bali, yang melakukan sosialisasi penerapan Pergub Nomor 46 tahun 2020 tentang kewajiban memakai masker. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Petugas gabungan dari Satpol PP, BPBD Jembrana, dan TNI/Polri menggelar sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Bali nomor 46 tahun 2020.

Dimana dalam Pergub tersebut tertuang peraturan masyarakat diwajibkan memakai masker ketika keluar rumah.

Jika dilanggar, maka akan ada sanksi yang diberikan.

Dalam sosialilasi Rabu (2/9/2020), di beberapa pusat keramaian di Kabupaten Jembrana, yaitu pasar umum, pertokoan, dan Terminal Negara, dijelaskan bahwa penerapan aturan akan mulai berlaku Senin (7/9/2020).

Warga diimbau menaati peraturan yang tertuang dalam Pergub tersebut.

Jika tidak memakai masker, pelanggar akan didenda Rp 100 ribu, bagi perorangan atau individu.

Sementara perusahaan tidak taat protokol kesehatan akan didenda dan izin perusahaannya bisa dicabut.

Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Jemrbana, Nyoman Wiarsana menyatakan, aparat gabungan memang sedang gencar menggelar sosialisasi.

Hal ini sebagai upaya edukasi supaya tidak melanggar dan patuh imbauan pemerintah untuk memakai masker saat keluar rumah.

"Kami baru melakukan sosialisasi mulai hari ini hingga tanggal 7 (September 2020) nanti. Pergub ini mulai berlaku  tanggal 7 (September 2020), kalau ada yang melanggar akan kena denda dan izinnya bisa dicabut (perusahaan) dan denda Rp 1.000.000. Kalau (perorangan) yang tidak pakai masker denda Rp 100.000 sesuai dengan Pergub Bali nomor 46 tahun 2020," ucapnya Rabu (2/9/2020).

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved