Breaking News:

Corona di Bali

Tekan Angka Covid, Danramil Kubutambahan Ajak Masyarakat di Wilayahnya Solid Patuhi Pergub 46/2020

Kapten Cba Ari Pamungkas memimpin langsung sosialisasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 di wilayah Kecamatan Kubutambahan

Istimewa
Foto : Danramil 1609-02/Kubutambahan Kapten Cba Ari Pamungkas memimpin langsung sosialisasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 di wilayah Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (4/9/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Danramil 1609-02/Kubutambahan, Kapten Cba Ari Pamungkas memimpin langsung sosialisasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 di wilayah Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sosialisasi Pergub yang bertujuan untuk menekan angka Covid-19 di Provinsi Bali ini semakin gencar dilakukan dengan melibatkan unsur-unsur terkait yang tergabung dalam Satgas Gotong Royong Covid-19.

Lanjutnya, sosialisasi sekaligus pendisiplinan tersebut melibatkan sebanyak 30 petugas diantaranya dari Koramil 1609-02 /Kubutambahan 13 personel, Polsek Kubutambahan dipimpin Kapolsek Iptu Wayan Masa beserta 9 personel, serta dari Kasi Trantib Kecamatan Kubutambahan, Made Bagia beserta 6 personel.

"Di wilayah Kecamatan Kubutambahan pada Jumat (4/9/2020) kita melaksanakan kegiatan lanjutan sosialisasi Peraturan Gubernur Bali (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Pendisiplinan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam pada kondisi adaptasi kehidupan baru," terang Kapten Cba Ari Pamungkas dalam rilis yang diterima Tribun Bali.

Fashion Exhibition Tampilkan Karya Mahasiswa Angkatan Pertama Fashion Design New Media College

Disindir Punya Gigi Mirip Drakula, Pria Ini Marah dan Habisi Pacar Paruh Bayanya di Hotel

Ramalan Shio 6 September 2020, Shio Naga Jangan Boros, Shio Kambing Berhasil Menemukan Keseimbangan

Danramil mengajak semua pihak di wilayah Kecamatan Kubutambahan tetap bekerja sama dan solid dalam mendukung program pemerintah.

Hal ini sesuai dengan apa yang diatur dalam Pergub Bali Nomor 46 Tahun 2020 juga memuat terkait sanksi administrasi dan denda jika terjadi pelanggaran oleh masyarakat.

"Denda Rp 100.000, bagi perorangan yang tidak menggunakan masker serta denda Rp 1.000.000, bagi pelaku usaha atau penanggung jawab kegiatan yang tidak menyiapkan berbagai hal terkait protokol kesehatan," jelasnya.

Beberapa tempat keramaian yang disasar dalam kegiatan lanjutan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan di Kecamatan Kubutambahan meliputi Pasar Tradisional Kubutambahan, Pasar Modern serta Puskesmas Kubutambahan 1.

Di tempat-tempat sasaran tersebut pelaksanaan pemantauan dititikberatkan kepada pedisiplinan para pengunjung dan pedagang guna meyakinkan apakah masyarakat sudah menggunakan masker dengan baik dan benar, termasuk penerapan jaga jarak atau social dan physical distancing, kemudian mengecek tersedianya fasilitas cuci tangan.

"Yang tak kalah pentingnya adanya kesadaran untuk saling mengingatkan antara pengunjung dan penjual untuk penerapan protokol kesehatan," jelasnya

Kata Danramil dalam giat pendisiplinan, masih dijumpai beberapa pengunjung pasar tradisional Desa Kubutambahan yang tidak menggunakan masker serta penggunaan masker yang tidak benar.

"Masih ditemukan pasar modern yang belum menyiapkan sarana pencegahan seperti alat pengukur suhu, yang dapat digunakan untuk memastikan kondisi setiap pengunjung atau pembeli," pungkasnya. (*).

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved