Breaking News:

Corona di Bali

80 Persen Bule Terjaring Razia Masker di Kuta Utara, Kasat Pol PP Badung Tegaskan Ini

Sidak gabungan Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan kembali dilakukan Satpol PP Badung

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Foto : Suasana sejumlah bule terjaring sidak gabungan penerapan dan penegakan protokol kesehatan khususnya wajib masker di Pererenan Kuta Utara. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sidak gabungan Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan kembali dilakukan Satpol PP Badung bersama Kepolisian, TNI dan Linmas setempat.

Sore ini sidak gabungan tersebut dilakukan di depan Bale Banjar Delodpadonan, Desa Adat Pererenan, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.

“Kami prioritaskan kepada yang betul-betul tidak memakai masker khususnya bule. Apabila ada yang membawa masker tetapi tidak dikenakan dengan baik atau pun di taruh kita berikan sanksi mereka diwajibkan menulis data diri sebagai rekomen kami kepada Imigrasi,” kata Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Badung, I Gst. Agung Ketut Suryanegara, Selasa (8/9/2020).

Ia menegaskan, kami tidak anti Orang Asing datang ke Bali saat ini, tapi kita berharap mereka mentaati aturan yang ada dan berlaku disini guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

KPU Akui Tak Bisa Diskualifikasi Bakal Paslon yang Picu Kerumunan Massa, Begini Kata Raka Sandi

Polisi Bubarkan Arena Sabung Ayam di Karangasem

Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai di Renon Denpasar, Kabag Ops: Kita Juga Ingatkan Pakai Masker

“Hampir 80 persen yang terjaring sore ini adalah WNA, mungkin di Negara mereka masker itu belum suatu kebutuhan. Tapi kita di Indonesia melalui Instruksi Presiden, Instruksi Mendagri, Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati itu masker jadi hal wajib. Jadi bagaimana pun juga kita payung hukumnya sudah jelas, kalau mereka menganggap disana (Negara asal) tidak ada aturan ini biarkanlah, tapi kami disini peraturannya aktivitas di luar rumah wajib pakai masker,” papar Suryanegara.

Ia kembali menegaskan, pihaknya tidak pilih-pilih atau cuma berani melakukan penindakan terhadap warga masyarakat kita sendiri, tapi juga terhadap orang asing yang ada disini.

Buktinya sore ini dilakukan di Pererenan akses jalan sebelum Pantai Pererenan dan di dominasi 80 persen pelanggar adalah WNA baik itu mereka membawa masker tapi tidak dipakai maupun sama sekali tidak memakai dan membawa masker.

“Dikira kita hanya berani menindak orang-orang lokal kita saja. Beraninya orang lokal bule bebas tidak ditindak. Jadinya kita merasa tertantang juga di kira kita berani sama orang lokal saja, tapi ini kan peraturan untuk semua baik WNI dan WNA yang ada disini. Mayoritas yang kena tadi bule kita tahu jam segini banyak bule ke Pantai dan begitu sebaliknya,” imbuhnya.

Dalam peraturan khususnya Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru menyebutkan orang.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved