Breaking News:

Terkait Penerapan Koridor Sehat, Angkasa Pura Gandeng Bandara Internasional Incheon Korsel 

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dipilih sebagai bandara pertama untuk implementasi program Safe Corridor Innitiative (SCI)

Corporate Secretary Angkasa Pura Airports
Penandatanganan kerja sama Angkasa Pura I dan IIAC sepak untuk menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai proyek percontohan (pilot project) penerapan Pedoman SCI (SCI Guidelines) di mana IIAC akan menilai kapabilitas pengendalian dan pencegahan penyakit menular di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berdasarkan Pedoman SCI tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) menggandeng Incheon International Airport Corporation (IIAC) yang berbasis di Korea Selatan untuk menjajaki kerja sama terkait penerapan pedoman Inisiasi Koridor Sehat atau Safe Corridor Innitiative (SCI) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dengan Presiden & CEO IIAC Bon-Hwan Koo secara virtual dari masing-masing kantor (Jakarta dan Incheon) pada Kamis 10 September 2020. 

"Kami merasa sangat terhormat untuk bekerja sama dengan Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, sebagai salah satu bandara berkelas dunia yang menjadi acuan best practice dalam memastikan dan mengukur penerapan protokol kesehatan di masa pandemi ini, di mana Bandara Incheon merupakan bandara pertama di dunia yang mendapatkan Akreditasi Kesehatan Bandara dari Airport Council International,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, Kamis (10/9/2020) di Jakarta melalui keterangannya.

Pesanku Kuta Kalahkan Kontra FC Payangan di Gelora Samudra Kuta

Guru Besar Unud Prof. Pitana Nilai Bali Belum Saatnya Dibuka untuk Wisman, Ini Alasannya

Jelang Galungan Harga Daging Babi dan Ayam di Badung Meningkat

Adapun melalui kerja sama ini, kami berupaya dapat meyakinkan dan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat, baik dari dalam dan luar negeri, untuk kembali melakukan perjalanan udara dengan rasa aman dan nyaman di masa adaptasi kebiasaan baru ini, sehingga nantinya diharapkan dapat kembali meningkatkan pariwisata dan roda perekonomian di Indonesia.

"Incheon International Airport telah diakui dunia terkait penanganan karantina bandara pada masa pandemi. Kami mengambil langkah antisipatif dengan mengajukan konsep Covid-19 Free Airport, mengoperasikan Pusat Respon Kedaruratan, dan melakukan disinfeksi seluruh fasilitas,” imbuh President & CEO IIAC Bon-Hwan Koo.

“Kami juga menginisiasi program Safe Corridor Initiative atau Inisiatif Koridor Sehat dengan mengombinasikan pengalaman kami dan pedoman internasional terkait penanganan pandemi di mana kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman kami ke pengelola bandara lainnya," sambungnya.

Dukung Bangkitnya Pariwisata Bali di Masa Pandemi, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Prokes

BREAKING NEWS: 60 Bakal Calon Kepala Daerah Positif Covid-19

Janda Muda Ngaku Diajak Berhubungan di Mobil oleh Oknum Pejabat Pemprov, hingga Video Call Mesum

"Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan salah satu bandara terbesar di Indonesia dan paling banyak dikunjungi oleh turis Korea dioperasikan mitra utama kami Angkasa Pura I. 

“Bandara Bali dipilih sebagai bandara pertama untuk implementasi program SCI. Kami harap kerja sama ini dapat berkontribusi terhadap pemulihan trafik penumpang dan memperkuat kemitraan antara Angkasa Pura I dan IIAC," tambah Bon-Hwan Koo.

SCI sendiri merupakan aliansi para pengelola bandara yang diinisiasi IIAC di mana akan menjaga keandalan operasional bandara melalui penerapan sejumlah kriteria kesehatan dan keamanan. 

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved