Breaking News:

Yowana Manca Agung Gelar Bhakti Sosial Beri Sembako ke Keluarga Pasemetonan di Gianyar & Klungkung

Punia diberikan kepada para lansia dan disabilitas yang kurang mampu di Desa Tengkulak Gianyar dan Klungkung.

Dokumentasi Yowana Manca Agung
Yowana Manca Agung kembali saat melaksanakan bhakti sosial berupa punia sembako kepada 10 keluarga di lingkungan pasemetonan Manca Agung di Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung, Sabtu (12/9/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Yowana Manca Agung kembali melaksanakan bhakti sosial berupa pemberian punia sembako kepada 10 keluarga di lingkungan pasemetonan Manca Agung di Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung, Sabtu (12/9/2020).

Hal ini dilakukan sebagai wujud bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Ida Bhatara Kawitan Ida Bhatara Dhalem Shri Aji Tegal Besung.

Punia diberikan kepada para lansia dan disabilitas yang kurang mampu di Desa Tengkulak Gianyar dan Klungkung.

Penyerahan Punia ini dilaksanakan di Sekretariat Manca Agung Kecamatan Sukawati di Tengkulak Gianyar dan Sekretariat Manca Agung Kabupaten Klungkung yang berada di Kecamatan Gelgel.

Siap-siap Cek Rekening, BLT Karyawan Gelombang 3 Cair Mulai Besok untuk 3,5 Juta Orang

Jro Ratna, Seniman Tari Arja Hadir sebagai Guest Star di Acara Makedekan Ajak Clekontong Mas

3 Produk Baru Apple Ini Akan Diperkenalkan 15 September 2020

Ketua Sabha Yowana Manca Agung Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Alit Swastika menuturkan, kegiatan ini sebagai wujud nyata rasa "eling ring semeton" atau peduli terhadap sesama.

 Hal itu seperti yang termuat dalam bhisama leluhur Yowana Manca Agung yaitu "Bhakti ring kawitan, eling ring semeton, dan terus belajar ilmu pengetahuan".

“Kami aktualisasikan kedalam acara Bhakti sosial berupa punia sembako yang kami rangkum kedalam program "ngejot"," tutur Alit Swastika dalam siaran persnya yang diterima Tribun Bali, Minggu (13/9/2020).

Dirinya menuturkan, sebagaimana yang tertuang dalam pustaka suci Manawa Dharma Sastra 1.85, bahwa di zaman Kerta Yuga prioritas beragama pada bertapa, beragama pada zaman Treta Yuga dengan jnana. Zaman Dwapara Yuga dengan prioritas agama dijakankan dengan upacara Yadnya, sedangkan prioritas beragama pada zaman Kali Yuga adalah dana punia.

 "Jadi sangat tepat, Yadnya yang utama dalam zaman kaliyuga dilakukan dengan dana punia.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved