Breaking News:

Corona di Bali

Ops Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Serentak Digelar di Wilayah Kabupaten Badung

Ada tiga lokasi yang menjadi sasaran, penegakan disiplin protokol kesehatan, yakni pasar Kerobokan, pasar Abianbase dan pasar Mengwi.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK saat melakukan sidak dan memberi imbauan kepada masyarakat di Pasar Mengwi, Senin (14/9/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepolisian Resor Badung secara serentak melaksanakan Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi “Operasi Aman Nusa Agung II-2020” (Perpanjangan dan Revisi).

Selain Operasi Aman Nusa juga dilaksanakan Ops Yustisi Penegakan Disiplin protokol kesehatan yang bekerjasama  dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD Badung, Dishub, Diskes dan Satpol PP Badung, Senin (14/9/2020).

Ada tiga lokasi yang menjadi sasaran, penegakan disiplin protokol kesehatan, yakni pasar Kerobokan, pasar Abianbase dan pasar Mengwi.

 Lokasi itu pun dipilih lantaran di daerah tersebut rawan penyebaran Covid-19.

Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Bangli, 95 Warga Terjaring

15 Arti Mimpi Buruk yang Kerap Dialami Seseorang, Mulai Bertengkar, Jatuh Hingga Gigi Copot

5 Arti Mimpi Bertemu Bos, Waspada Masalah Kerjaan Jika yang Kamu Temui Bos Perempuan

"Kegiatan ini  berlangsung serentak, dalam rangka percepatan penanganan dan antisipasi dampak wabah Corona Virus Disease 2019 yang penyebarannya terus mengalami peningkatan," kata Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK.

Kapolres yang ikut melaksanakan sidak  di Pasar Adat Mengwi, Kecamatan Mengwi,  Badung juga mengakui jika kegiatan Ops Yustisi ini dilaksanakan dengan cara-cara yang santun, humanis, namun tetap tegas.

Hal itu pun menurutnya sesuai harapan operasi agar Pandemi Covid-19 segera cepat berakhir.

"Kita ini konsen, kita serius, pandemi covid -19 harus diperangi bersama-sama," Katanya didampingi Kabag Ops Kompol I Wayan Suana, SH.

Pelaksanaan wajib masker itu pun menurutnya berdasarkan Pergub. No 46/2020 dan Perbup. No 52/2020.

Bahkan sanksi yang dikenakan pun berlaku bagi pelanggaran, baik perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

"Semua tidak menginginkan adanya pelanggaran.

Namun kami tetap imbau agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan.

Sehingga penyebaran covid-19 bisa kita atasi," pungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved