Kepala Pusing dan Mudah Mengantuk saat Diajak Ngobrol, Waspadai Gejala Radang Otak
Tanggung pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia ada pada otak. Bisa dibayangkan bila kinerja otak terganggu karena radang.
Tak kenal usia
Radang otak bisa mengenai siapa saja, dari anak-anak hingga orang lanjut usia dan bisa dewasa muda ketika daya tahan tubuh kurang bagus.
Seperti diketahui, radang otak bisa terjadi karena virus, jamur, parasite atau keganasan.
Pada anak-anak dan orang tua, umumnya disebabkan oleh virus,jamur, parasite.
Sementara pada dewasa muda umumnya punya faktor risiko gangguan kekebalan tubuh, sistem pertahanan tubuh dari kemoterapi yang membuat sistem daya tahan terganggu, gampang terkena infeksi pada yang mengalami post transplantasi dimana sistem imun ditekan untuk mengurangi reaksi atau pengidap HIV/AIDS.
Parasit toxoplasma ada di daging mentah atau daging yang tidak dimasak dengan benar.
Bila imunitas bagus, kalau pun ada parasit ini akan membuat badan pegal-pegal, meriang, capek lalu sembuh sendiri.
Tapi bila imun jelek baru bisa menyebabkan radang otak, sementara pada ibu hamil akan mempengaruhi janinnya dan bisa menyebabkan bayi lahir cacat atau keguguran.
“Toxoplasma biasanya juga ada di feses kucing. Tapi biasanya kucing liar yang makan tikus atau daging mentah. Kalau kucing yang makan makanan kaleng jarang terdapat toxoplasma,” ujar dokter Evelyn.
Karena daya tahan tubuh sangat berperan dalam pencegahan radang otak, dokter Evelyn menyarankan agar mengonsumsi makanan seimbang, tidur cukup jangan begadang.
Hindari juga faktor risiko seperti berganti-ganti pasangan agar tidak terkena virus HIV, hindari menggunakan jarum suntik bareng, hindari stress, dan olahraga teratur. (lis)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Catat Tanda-tanda Radang Otak, Salah Satunya Kepala Pusing dan Mengantuk saat Diajak Ngobrol
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-otak_20150711_085933.jpg)